Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Warga Surabaya Masih Banyak Tak Pakai Masker, Alasannya Bikin Sesak Nafas

Syaiful Islam , Jurnalis-Sabtu, 27 Juni 2020 |00:06 WIB
Warga Surabaya Masih Banyak Tak Pakai Masker, Alasannya Bikin Sesak Nafas
Warga Jatim tak kenakan masker (Okezone/Syaiful)
A
A
A

SURABAYA - Warga Surabaya, Jawa Timur masih banyak yang tidak memakai masker di tengah pandemi Covid-19. Padahal tidak memakai masker rawan tertular Covid-19. Imbauan pemerintah agar memakai masker ketika keluar rumah tidak dipatuhi oleh sebagian warga.

Kondisi ini seperti terjadi di kawasan Kenjeran. Di mana warga yang cangkruk di warung kopi tidak memakai masker. Mereka tampak asyik ngobrol dengan warga yang lain tanpa memakai masker. Tidak hanya pembeli yang tak pakai masker, penjual kopinya juga tidak pakai masker.

Di samping warga yang cangkruk di warung kopi (warkop) tidak memakai masker, ada juga warga yang melintas di sekitar warkop tidak memakai masker. Kondisi tersebut sungguh sangat memprihatinkan. Sebab angka warga Surabaya yang terkonfirmasi positif Covid-19 cukup tinggi yakni 5.157 orang.

"Saya lebih enak tidak memakai masker. Karena kalau pakai masker seperti sesak nafas," terang salah seorang warga, Rohman, Jumat (26/6/2020).

Menurut Rohman, jika hanya pergi ke warkop untuk minum kopi dirinya tidak memakai masker. Namun kalau pergi berangkat kerja memakai masker.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement