1 ASN Dinkes Sampang Meninggal Akibat Tertular Covid-19

Syaiful Islam, Okezone · Selasa 30 Juni 2020 19:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 30 519 2238949 1-asn-dinkes-sampang-meninggal-akibat-tertular-covid-19-aRsfC5tfN3.jpg Foto Ilustrasi Okezone

SURABAYA - Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial RHA (46) yang bertugas pada Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes), Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang, Madura, Jawa Timur meninggal dunia akibat tertular virus corona atau Covid-19.

RHA warga Jalan Suhadak, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Kota Sampang. Ia menghembuskan nafas terakhir ketika sedang dalam perawatan medis di rumah sakit Pamekasan pada Senin 29 Juni 2020 malam, dan jenazah telah dikebumikan di rumah duka dengan pemulasaraan menggunakan protokol Covid-19.

Kepala Bidang (Kabid) Yankes, Dinkes Sampang, dr. Yuliono menyampaikan, RHA yang meninggal dunia positif Covid-19, setelah menjadi petugas yang melakukan rapid test untuk mendeteksi secara dini pada pencegahan virus corona di pasar Srimangunan Sampang.

"Kami masih melakukan tracing terhadap orang yang pernah kontak langsung dengan pasien dan sudah melakukan rapid test terhadap seluruh staf. Hasilnya ada yang reaktif," ujar Yuliono, Selasa (30/6/2020).

 Virus Corona

Sementara itu, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Bencana non Alam dan Percepatan Penanganan Covid-19 Sampang, Djuwardi mengakatan, bahwa RHA terpapar virus corona dari klaster pasar.

Demi meminimalisir dan meningkatkan upaya preventif pada penyebaran Covid-19, pihaknya menutup aktivitas layanan bagian ruang Bidang Yankes, Dinkes Sampang sampai sepekan mendatang.

"Sementara hanya sebagian ruangan yang ditutup sambil menunggu perkembangan," lanjut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sampang ini.

Peta sebaran kasus pada Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Sampang sedikitnya ada 25 kasus, yakni sedang dirawat 20, selesai pengawasan 3, dan 2 pesien meninggal.

Sedangkan jumlah pasien positif tertular virus corona di wilayah Sampang mencapai 108 kasus. Rinciannya, 70 sedang menjalankan perawatan medis, 30 pasien dinyatakan sembuh, dan 8 pasien wafat.

(wal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini