"Pada kurun waktu lima tahun terakhir ini sebanyak 15 individu orangutan lahir di SM Lamandau, terdiri dari 2 individu di Camp Rasak, 5 individu di Camp Gemini, 2 individu di Camp JL 2 individu di Camp Buluh dan 4 individu di Camp Siswoyo", jelas Handi.
Lebih lanjut, Handi memberikan data sejak tahun 2019 terdapat 66 individu orangutan yang terpantau di seluruh area camp, terdiri dari 39 orangutan reintroduksi, 11 individu orangutan program soft-release telah dilepasliarkan satu individu sebanyak 4 individu orangutan yang sering datang di sekitar camp ada, dan 12 individu orangutan liar.
BKSDA Kalimantan Tengah bersama dengan OF-UK Indonesia akan selalu mengawasi dan memperhatikan kesehatan orangutan yang ada di SM Lamandau, terutama orangutan yang terpantau hamil. Hal ini dilakukan agar orangutan selalu terjaga kesehatannya sehingga dapat melahirkan anak yang sehat.
"Kelahiran orangutan dan perkembangbiakan yang bagus menandakan bahwa SM Lamandau merupakan kawasan konservasi yang mempunyai daya dukung yang baik untuk mendukung hidupan liar orangutan dan satwa lainnya dihabitat aslinya", Handi menyatakan. CM
(Yaomi Suhayatmi)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.