Wartawan Iran Pemicu Demonstrasi Nasional 2017 Dijatuhi Hukuman Mati

Agregasi VOA, · Rabu 01 Juli 2020 12:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 07 01 18 2239376 wartawan-iran-pemicu-demonstrasi-nasional-2017-dijatuhi-hukuman-mati-2PfyiipVUP.jpg Wartawan Iran, Ruhollah Zam. (Foto: AP)

TEHERAN – Seorang jurnalis yang dianggap memicu demonstrasi skala nasional di Iran pada 2017 dengan laporan-laporan yang mempersoalkan ekonomi negara itu di Internet telah dijatuhi hukuman oleh pengadilan. Hukuman tersebut diumumkan Juru Bicara Lembaga Kehakiman Iran Gholamhossein Esmaili pada Selasa (30/6/2020).

Beberapa saat setelah hukuman itu diumumkan, sebuah video yang berisi pengakuan Ruhollah Zam, wartawan tersebut, ditayangkan televisi pemerintah. Dalam video itu, Zam mengakui kesalahan-kesalahan yang dibuatnya pada masa lalu dan meminta maaf.

Sejumlah organisasi hak asasi manusia (HAM) mengecam hukuman yang dijatuhkan pada Zam. Mereka juga menuding pengakuan terbuka itu merupakan hasil rekayasa, demikian diwartakan VOA.

Sejauh ini masih belum jelas apa alasan Zam pulang ke Iran, di mana ia kemudian ditangkap pada Oktober 2019. Sebelumnya dia tinggal dan bekerja dalam pengasingan di Paris, Prancis.

Zam sebelumnya mengoperasikan sebuah situs internet yang mengunggah video-video dan informasi-informasi yang memalukan mengenai para pejabat Iran.

Perlakuan semena-mena Iran terhadap jurnalis sering menjadi sorotan dunia. Kelompok Wartawan Tanpa Tapal Batas (RSF), mengatakan sejak November 2019, sebanyak 12 wartawan telah ditangkap menyusul gelombang protes antipemerintah.

Kelompok yang bermarkas di Paris itu juga sempat mengecam keras “perlakuan menghina dan tidak manusiawi” terhadap dua orang wartawan perempuan di penjara Evin di Teheran.

RSF mengatakan, penahanan dan penyiksaan wartawan adalah contoh dari sekian banyak tindakan yang diambil pemerintah Iran untuk menindas jurnalis.

(dka)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini