BEKASI — Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah mengatakan, ada penambahan jumlah kasus positif corona di PT Unilever Cikarang, Jawa Barat.
"Setelah tiga hari ini, kami melakukan tracing kita temukan 22 yang terkonfirmasi kasus yang positif," kata Alamsyah kepada wartawan, Kamis (2/7/2020).
(Baca juga: 19 Buruh Pabrik Positif Corona, Gugus Tugas Pastikan Produk Unilever Tak Terkontaminasi)
Dari 22 kasus positif itu merupakan karyawan dari PT Unilever di Cikarang. Mereka saat ini mejalani perawatan di rumah sakit yang berada di Kabupaten Bekasi.
"Delapan menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Kabupaten Bekasi, dan sisanya menjalani perawatan di wisma karantina ODP di Cikarang," kata Alamsyah.
Namun Alamsyah tak menyebutkan rumah sakit tempat dirawatnya para pasien positif corona itu. "Semunya di Rumah Sakit Kabupaten," katanya
Sementara, adanya penambahan kasus positif corona di PT Unilever ini, kata dia, berdasarkan hasil penelusuran pihaknya. "Jadi sebelumnya 19 sekarang nambah 3 jadi total 22 itu hasil penelusuran," ungkapnya.
Terhadap perusahaan itu sendiri, lanjut dia, sudah dillakukan langkah-langkah penutupan sejak Senin 1 Juli 2020. "Sudah sejak Senin kemarin, karena memang untuk keamanan baik itu lingkungan maupun karyawan," jelas dia.
Sejak ditemukannya virus corona di lingkungan buruh, pihaknya langsung melakukan tindakan-tindakan seperti test swab. "Sudah, ada sekitar 200 lebih dan termasuk keluarga mereka," kata dia.
Sedangkan untuk penutupan PT Unilever sendiri akan dilakukan selama 14 hari. "Itu dari standar operasional mereka, setelah itu kita melakukan evaluasi," kata dia.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.