Cegah Penularan Covid-19, Driver Ojol Dapat Bantuan Sekat Penumpang

Syaiful Islam, Okezone · Kamis 02 Juli 2020 14:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 02 519 2240060 cegah-penularan-covid-19-driver-ojol-dapat-bantuan-sekat-penumpang-xdMweUvOmC.jpg Driver ojol di Jatim dapat hadiah sekat dari jajaran Polda (Foto : Okezone.com/Syaiful)

SURABAYA - Ratusan driver ojek online (ojol) mendapat bantuan sekat penumpang, masker dan sembako di halaman gedung Grahadi, Surabaya, Jatim, Kamis (2/7/2020). Dengan dibagikan masker dan sekat penumpang ini diharapkan penularan Covid-19 dapat diputus.

Ratusan ojol ini mendapat bantuan dari Forkopimda Jatim dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke 74. Dalam kegiatan tersebut hadir Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Kapolda Jatim Irjen Mohammad Fadil Imran serta Forkopimda Jatim yang lain.

"Di Jatim akan terus digulirkan bagi semua elemen masyarakat untuk menjadi pioner serta influencer guna menjadikan Jatim bermasker. Polres jajaran serta Kodim juga akan menyusun langkah yang sama, sehingga di Jatim sehat terus menggelora," kata Fadil.

Menurut Fadil, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat tidak terkecuali driver ojol untuk bisa menjadi pioner maupun influencer guna menggelorakan Jatim sehat dengan bermasker.

"Untuk menanggulangi Covid-19 serta mengurangi korban meninggal dunia dan menurunkan angka penularan serta meningkatkan kesembuhan," ucap Fadil.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah, menyatakan pihaknya berbagi bersama satu partisi untuk memproteksi para driver baik ojol maupun ojek pangkalan. Partisi ini menjadi penting supaya tidak ada droplet, yang memungkinkan menjadi media transmisi Covid-19.

"Pembagian sembako serta masker yang dibagikan kepada driver ojol bersma Kapolda dan Pangdam ini masih dalam rangkaian HUT Bhayangkara ke 74 tahun 2020," ucap Khofifah.

Baca Juga : Polda NTB Ungkap Peredaran 3,3 Kg Sabu

Saat Jusuf Kalla (JK) datang di Gedung Negara Grahadi, sambung Khofifah, menyampaikan ketika vaksin Covid-19 belum ditemukan dan nanti ditemukan diproduksi clinical trial dan seterusnya, maka masih akan menggunakan masker 2 sampai 3 tahun ke depan.

"Oleh karena itu, saya mohon kepada kita semua teman-teman dari driver ojol dan dari driver ojek pangkalan untuk bisa menjadi juru bicara, menjadi speaker, bisa menjadi influencer. Ketemu siapa saja bahwa hari ini kita harus makin bisa beradaptasi wajib menggunakan masker, jaga jarak dan mencuci tangan," tukas Khofifah.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini