Penularan Covid-19 Tinggi, Surabaya Kembali Berlakukan Jam Malam

Hari Tambayong, iNews · Senin 06 Juli 2020 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 06 519 2242071 penularan-covid-19-tinggi-surabaya-kembali-berlakukan-jam-malam-A9grJLQfqp.jpg Kota Surabaya akan memberlakukan jam malam untuk menekan penularan Covid-19/Foto: Hari Tambayong-iNews

SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya kembali akan menerapkan pembatasan aktivitas warga atau jam malam. Jam malam berlaku mulai pukul 22.00-04.00 WIB.

Aturan ini segera dilaksanakan setelah perubahan Perwali No.28 tahun 2020 diresmikan. Namun tetap ada pengecualian bagi aktivitas yang berhubungan sektor utama.

Pemberlakukan jam malam tersebut dilandasi pertimbangan dan kajian Perhimpunan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia atau Persakmi. Terdapat faktor risiko saat warga beraktivitas di luar rumah pada malam hari.

"Khususnya, yang paling rawan adalah tempat hiburan malam, pasar dan tempat fasilitas umum," kata Wakil Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Surabaya, Irvan Widiyanto, Senin (6/7/2020).

Irvan menjelaskan, aturan jam malam tidak berlaku terhadap beberapa aktivitas. Kegiatan yang berhubungan dengan sektor kesehatan, logistik hingga kebutuhan masyarakat boleh beroperasi.

Selain itu, Satgas Kampung Wani diminta lebih tegas dan selektif dalam memantau warganya yang keluar masuk kampung. Sedangkan sanksinya sendiri hanya bersifat sosial dan admistratif, seperti joget di tempat umum, kerja sosial hingga penyitaan kartu Identitas (KTP).

Sementara, Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra menilai, meningkatnya kasus Covid-19 di jawa Timur, khususnya Surabaya lantaran abainya pemerintah provinsi dalam menerapkan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB).

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini