Kerusuhan dan Penembakan Meroket, 1.000 Pasukan Garda Nasional Dikerahkan ke Atlanta

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 07 Juli 2020 08:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 07 18 2242276 kerusuhan-dan-penembakan-meroket-1-000-pasukan-garda-nasional-dikerahkan-ke-atlanta-hZ7kigDevt.jpg Foto: Reuters.

ATLANTA – Gubernur Georgia Brian Kemp telah memerintahkan pasukan Garda Nasional untuk dikerahkan ke Atlanta, setelah perusuh menyerang dan merusak markas polisi negara bagian di kota itu. Langkah itu diambil Kemp di saat kekerasan kembali meningkat di Atlanta di tengah protes terhadap kebrutalan polisi.

Pada Senin (6/7/2020) Gubernur Kemp mengatakan akan mengerahkan 1.000 personel garda nasional ke Atlanta untuk melindungi gedung parlemen atau Capitol Negara Bagian, rumah dinas gubernur, dan gedung Departemen Keselamatan Publik.

BACA JUGA: Protes Kebrutalan Polisi, Massa di Atlanta Serbu Gedung CNN

“Protes damai dibajak oleh penjahat dengan agenda berbahaya dan merusak. Sekarang, orang-orang Georgia yang tidak bersalah menjadi sasaran, ditembak, dan dibiarkan mati,” kata Kemp sebagaimana dilansir RT. "Pelanggaran hukum ini harus dihentikan dan ketertiban dipulihkan di ibu kota kita."

Penembakan di kota Atlanta meningkat berlipat ganda setelah demonstrasi setelah protes yang berlangsung rusuh. Pada Sabtu (4/7/2020), seorang gadis kecil berusia 8 tahun tewas ditembak di dalam mobil di tengah demonstrasi Black Lives Matter di Atlanta.

Wali Kota Atlanta Keisha Lance Bottom dalam konferensi pers pada Minggu (5/7/2020) meminta warga yang memiliki informasi terkait pelaku penembakan itu untuk maju dan mengungkapkannya kepada pihak berwenang.

Berdasarkan laporan Atlanta Journal Constitution (AJC), antara 31 Mei dan 27 Juni, sekira 93 orang ditembak di Atlanta, hampir dua kali lipat dari jumlah yang sama pada 2019.

BACA JUGA: Petugas Kepolisian Atlanta Tembak Mati Pria Kulit Hitam, Kepala Polisi Mengundurkan Diri

Selain protes atas kematian George Floyd, warga Atlanta juga marah dengan pembunuhan yang dilakukan polisi terhadap seorang pria Afrika-Amerika lainnya, Rayshard Brooks, yang ditembak mati setelah ditemukan mabuk dan tertidur dalam jalur drive-through dari restoran Wendy’s. Polisi mengatakan Brooks mencuri sebuah Taser dari salah satu petugas dan melawan saat penangkapan.

Polisi Atlanta secara drastis membatasi kegiatan mereka setelah dua petugas yang terlibat dalam kematian Brooks didakwa melakukan pembunuhan oleh pengacara distrik setempat. Gubernur Kemp memihak polisi dan menuntut agar Wali Kota Bottoms mengendalikan keadaan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini