Kasus Corona Melonjak, Australia Kembali Terapkan Lockdown di Melbourne

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 07 Juli 2020 15:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 07 18 2242521 kasus-corona-melonjak-australia-kembali-terapkan-lockdown-di-melbourne-RkEKuFPcvT.jpg Foto: Getty Images.

MELBOURNE - Perdana Menteri Victoria, Daniel Andrews mengumumkan penguncian (lockdown) di kawasan Metropolitan Melbourne selama enam pekan mulai Rabu tengah malam (8/7/2020) karena lonjakan kasus Covid-19. Melbourne mencatat hampir 200 kasus infeksi virus corona pada Selasa (7/7/2020).

"Ini adalah jumlah kasus baru yang sangat tinggi. Sangat tidak mungkin dengan tingkat kasus pada tingkat ini untuk memiliki cukup staf pelacakan kontak, untuk memiliki sumber daya fisik yang cukup di mana pun mereka berasal, tidak peduli seragam apa yang mereka kenakan, untuk melanjutkan untuk menekan dan menahan virus ini tanpa mengambil langkah signifikan," kata Andrews sebagaimana dikutip Australian Financial Review.

BACA JUGA: Pertama Kali Dalam 100 Tahun, Australia Tutup Perbatasan Negara Bagian karena Covid-19

"Jika kita gagal mengambil langkah-langkah itu, maka itu tidak akan menjadi beberapa ratus kasus per hari, itu akan lebih banyak dari itu dan akan berputar dengan baik dan akan di luar kendali."

Sekira 4,9 juta warga kota terbesar kedua Australia itu akan dikenakan pembatasan tingkat tiga, yang berarti mereka hanya diperbolehkan keluar rumah dengan alasan yang sangat penting, seperti berbelanja untuk persediaan, perawatan, olahraga dan untuk bekerja atau belajar. Perkumpulan warga atau teman akan dilarang selama periode penguncian.

BACA JUGA: Australia Kemungkinan Tutup Perbatasannya Hingga 2021

Berbagai bisnis seperti gimnasium, klinik kecantikan, ruang tato dan bioskop harus ditutup kembali. Sementara kafe, restoran, dan bar hanya akan diizinkan untuk menyajikan makanan dan minuman yang bisa dibawa pulang.

Penguncian juga akan berlaku untuk Shire of Mitchell, daerah pemerintah lokal di wilayah Hume Victoria, utara Melbourne.

(dka)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini