LOMBOK BARAT - Seorang bocah berstatus yatim di Dusun Tongkek, Desa Kuripan, Kabupaten Lombok Barat sangat menyentuh hati. Khaeril Habib (12) rela banting tulang berjualan buah hingga mengumpulkan plastik dan kardus bekas demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga.
Anak dari pasangan Fitriani dan almarhum Suhaili ini menjadi tulang punggung keluarga, sejak sang ayah meninggal dunia. Kala itu, ia masih berusia 9 tahun atau duduk di kelas II sekolah dasar.
Khaeril terpaksa harus mengatur waktu. Di saat teman-temannya bermain usai pulang sekolah, dirinya justru berjualan buah dan mencari barang bekas.

Upah hasil jualan ini pun ia bagi tiga dengan neneknya untuk membeli beras, dan disisihkan untuk menabung. Tak heran dari jerih payahnya tersebut, kini ia memiliki tabungan sekira Rp8 juta.