Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Korban Meninggal Akibat Banjir Bandang di Luwu Utara Bertambah Jadi 21 Orang

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Rabu, 15 Juli 2020 |21:50 WIB
Korban Meninggal Akibat Banjir Bandang di Luwu Utara Bertambah Jadi 21 Orang
Banjir di Luwu Utara. (BNPB)
A
A
A

Dugaan Penyebab Banjir Bandang

Raditya menjelaskan, menurut BPBD Kabupaten Luwu Utara, penyebab banjir bandang salah satunya hujan dengan intensitas tinggi selama dua hari terakhir.

“Debit air hujan mengakibatkan Sungai Masamba, Rongkang dan Sungai Rada meluap sehingga terjadi banjir bandang. BNPB masih mengumpulkan data-data lapangan untuk menganalisis pemicu terjadinya banjir bandang tersebut,” katanya.

Banjir di Luwu Utara

Terkait kondisi pandemi saat ini, Kabupaten Luwu Utara termasuk wilayah dengan kategori risiko rendah atau berada pada zona kuning.

Baca Juga : Banjir Luwu Utara, 10 Rumah Hanyut dan 213 Unit Tertimbun Lumpur

 

“BNPB mengimbau pemerintah daerah untuk waspada dan cermat dalam prosedur penanganan warga terdampak pascabanjir, khususnya di tengah pandemi Covid-19,” tuturnya.

Baca Juga : Tim Forensik Diterjunkan Identifikasi Korban Banjir Bandang di Luwu Utara

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement