Dukuh Bareng, Kalurahan Kemiri, Kepanewonan Tanjungsari, Winarsih mengatakan semenjak tidak ada hujan turun, wilayahnya mulai kesulitan air bersih. Banyak sumber yang tidak mengeluarkan air. Warga terpaksa membeli dari swasta dengan harga antara Rp150.000 hingga Rp170.000 setiap satu tangki air berisi 5.000 liter.
Sebagian warga lainya, masih mencari sumber air yang masih ada. Namun mereka harus berjalan cukup jauh di lereng perbukitan.
“Tidak ada hujan, warga terpaksa beli air. Kalau cari lumayan jauh,” katanya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.