Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mendagri: Jangan Pilih Kontestan Pilkada Tak Patuh Protokol Kesehatan

Dita Angga R , Jurnalis-Jum'at, 17 Juli 2020 |15:03 WIB
Mendagri: Jangan Pilih Kontestan Pilkada Tak Patuh Protokol Kesehatan
Mendagri Tito Karnavian (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta semua pihak untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Tidak hanya bagi para penyelenggara tapi juga kontestan dan tim sukses.

“Protokol kesehatan diikuti. Kalau ada yang kontestan tidak bisa mengatur pendukung tim suksesnya sampai terjadi iring-iringan masa, konvoi, ya jangan dipilih lah,” kata Tito mengutip siaran pers Kemendagri, Jakarta, Jumat (17/7/2020).

Baca Juga: Antisipasi Kekosongan Kepala Daerah saat Pilkada Serentak, Mendagri Siapkan Plt dan Pjs 

Ilustrasi

Dia mengatakan, kepatuhan kontestan dalam penerapan protokol kesehatan menggambarkan kepemimpinannya. Menurutnya, jika calon kepala daerah tidak bisa mengatur pendukungnya maka akan sulit mengurus rakyat.

“Bagaimana mau mengatur masyarakat yang jumlahnya ratusan ribu, puluhan ribu, baru mengatur 200 orang 300 orang tidak bisa,” ujarnya.

Baca Juga: Bawaslu Buat Posko untuk Warga Belum Terdaftar sebagai Pemilih Pilkada 2020 

Ditambahkan Tito, salah satu konsekuensi pelaksanaan pilkada di tengah pandemi adalah harus dijalankan sesuai dengan protokol kesehatan. Di mana, hal ini telah diatur melalui Peraturan KPU dan Peraturan Bawaslu yang telah melalui konsultasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

“Kemudian sudah diatur juga protokol-protokol sampai dengan pemungutan suara nanti. Termasuk kampanye tidak boleh ada arak-arakan, tidak boleh ada konvoi-konvoi, dibatasi jumlahnya, kalau saya tidak salah 50 orang ya dalam rapat pertemuan terbatas,” jelasnya.

Dia kembali mendorong agar isu penanganan Covid diangkat dalam kontestasi ini. Sehingga pilkada tidak terjadi media penularan.

“Maka, tolong diangkat topiknya nanti adalah peran kepala daerah dalam penanganan Covid-19 dan dampak sosial ekonominya. Kalau topik ini bisa diangkat maka akan terjadi mobilisasi gerakan besar oleh para penyelenggara, kontestan, pengaman TNI/Polri untuk membuat mendisiplinkan masyarakat dalam rangka untuk mencegah penularan,” pungkasnya.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement