JAKARTA - Polda Metro Jaya akan terus mengungkap kasus kematian dari Editor Metro TV, Yodi Prabowo yang ditemukan tewas dalam keadaan luka tusuk. Polisi masih akan terus menggali keterangan para saksi-saksi.
"Kemarin kan ada 23 saksi, jadi ada tambahan 4 saksi. Namun, jumlah ini kemungkinan akan bertambah mengingat akan ada saksi lagi yang rencananya akan diperiksa juga," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Jumat (17/7/2020).
Yusri menjelaskan, semua saksi yang telah dimintai keterangan merupakan anggota keluarga, pacar, rekan kerja, hingga pihak yang terakhir kali bertemu dengan Yodi. Oleh sebab itu, tak menutup kemungkinan saksi bisa bertambah.
Yusri menyebut sampai saat ini total sudah ada 27 saksi yang diperiksa terkait pengungkapan kasus yang masih terkendala pengusutannya ini.
"Total sudah ada 27 orang saksi yang sudah diperiksa," ujar Yusri.
Editor Metro TV itu sebelumnya ditemukan dalam kondisi tertelungkup tak bernyawa di pinggir tol Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pagi tadi. Sejak 3 hari lalu, pihak keluarga sempat mencari tahu keberadaannya yang tak kunjung pulang ke rumah.
Jasad Yodi Prabowo sempat dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur oleh Polres Jakarta Selatan untuk menjalani autopsi. RS Polri melakukan autopsi guna memastikan dan mengungkap penyebab kematian dari Yodi.
(Khafid Mardiyansyah)