Dia mengatakan, kedua pasien diketahui positif corona saat melakukan kejiwaan. Namun karena ada keluhan batuk, filek, demam dilakukan rapid test dilanjutkan dengan swab.
"Kalau RJS sudah mempunyai tehnik untuk melakukan rapid test dan swab. Jangan swab, tenaga medis disana juga sudah terbiasa memasang infus yang tentu lebih rumit," imbuhnya.
Pasien yang juga berstatus ODGJ adalah L (39), wanita yang juga merupakan warga Kabupaten Kampar. Pasien juga mengalami keluhan gelisah, marah-marah, meresahkan warga, bicara sendiri, demam, batuk, pilek, sakit pada tenggorokan. Petugaspun melakukan swab.
"Hasilnya sama, keduanya positif. Belum diketahui dari mana mereka tertular," tukas dokter paru Pekanbaru ini.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.