Pengadilan Kanada Batalkan Perjanjian Suaka dengan AS

Agregasi VOA, · Kamis 23 Juli 2020 17:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 23 18 2251040 pengadilan-kanada-batalkan-perjanjian-suaka-dengan-as-8jQRkdLzfb.jpg Foto: AFP.

OTTAWA - Pengadilan Federal Kanada telah membatalkan perjanjian Safe Third Country Agreement dengan Amerika Serikat (AS). Hakim Ann Marie McDonald pada Rabu (22/7/2020) memutuskan bahwa unsur-unsur hukum yang mendasari perjanjian tersebut melanggar jaminan konstitusional Kanada atas kehidupan, kebebasan dan keamanan.

Namun, pembatalan itu tidak berlaku segera karena hakim pengadilan federal memberikan waktu enam bulan bagi Parlemen Kanada untuk merespons.

BACA JUGA: Pandemi Virus Corona, AS-Kanada Perpanjang Tutup Perbatasan

Berdasarkan perjanjian tersebut, imigran yang hendak mencari suaka ke Kanada dan hadir sendiri di beberapa pelabuhan, pintu masuk imigrasi Amerika akan dikembalikan ke AS dan diminta mencari suaka di sana, demikian diwartakan VOA. Namun jika mereka mengajukan suaka di daratan Kanada, di sebuah lokasi selain tempat penyeberangan resmi, proses itu dapat dilanjutkan.

Dalam sejumlah kasus, kebanyakan para pengungsi dibebaskan dan diizinkan tinggal di Kanada. Imigran yang diizinkan tinggal di Kanada akan mendapatkan tunjangan kesejahteraan sosial yang mencukupi sementara aplikasi suaka mereka ditinjau, sebuah proses yang bisa memakan waktu bertahun-tahun.

BACA JUGA: Wabah Virus Korona, AS dan Kanada Berlakukan Travel Warning ke China

Musim gugur lalu tiga kelompok hak asasi manusia (HAM) Kanada mengajukan gugatan terhadap pemerintah atas nama empat individu dengan alasan pemerintah Kanada tidak memiliki jaminan bagi para imigran yang kembali ke AS berdasarkan perjanjian itu akan memperoleh rasa aman karena perlakuan terhadap sejumlah pengungsi dan imigran oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.

Perjanjian itu digunakan oleh puluhan ribu migran untuk melarikan diri dari Amerika Serikat dan mencari tempat yang mereka anggap aman di Kanada.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini