MAKASSAR – Maros jadi kabupaten/kota terbanyak ketiga jumlah pasien positif Covid-19 di Sulawesi Selatan. Sebanyak 49 dari 374 kasus positif corona di Maros adalah pasien kategori anak hingga bayi yang baru berusia lima hari, yang diduga tertular dari orangtuanya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Muhammad Idrus mengatakan, sebanyak 49 pasien positif Covid-19 di Kabupaten Maros masuk dalam kategori anak.
"Tercatat ada 14 persen dari total keseluruhan kasus. Bagi kami lima persen saja sudah mengkhawatirkan," kata Idrus, Jumat (24/7/2020).
Menurutnya, perlu upaya khusus dari Satgas Penanganan Covid-19 dan pemerintah daerah (pemda) mengantisipasi kasus anak tertular virus corona. Rata-rata tertular orangtuanya yang masuk kategori tanpa gejala.
Meski begitu, Idrus mengaku, tidak bisa berbuat banyak. Dia akan terus mengimbau warga untuk menerapkan protokol kesehatan guna mewaspadai penularan virus corona.
"Yang paling utama, kita harap semua pihak terus mengedukasi masyarakat. Kalau sudah ada gejala begitu, janganlah dulu dekat dengan anak. Kalau perlu, anak harus dipisahkan sementara," ujar dia.
Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Maros dr Syarifuddin mengungkapkan jumlah pasien di Kabupaten Maros bertambah. Salah satunya di lingkup Pemkab Maros yang sebelumnya 30 kini menjadi 45 orang ASN.