Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menerangkan bahwa pada keadaan normal pertumbuhan ekonomi dunia berada diangka 3-3,5%. Namun, lanjut Jokowi, Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) menyampaikan bahwa ekonomi global akan terkontraksi dan berada pada -6 sampai dengan -7,6 persen pada 2020 tiga pekan lalu.
"Saya tidak tahu apakah akan bergerak lebih buruk lagi karena memang situasinya sangat dinamis sekali. Begitu juga dengan prediksi pertumbuhan ekonomi untuk negara-negara juga berubah-ubah," terangnya.
Baca Juga: Survei: 55,3% Responden Puas dengan Kinerja Jokowi Selama Pandemi
Jokowi pun menyampaikan prediksi negara-negara maju yang mengalami pertumbuhan ekonomi minus seperti Prancis diangka -17,2%, Inggris diperkirakan -15,4%, Jerman pertumbuhannya -11,2%, dan Amerika Serikat diperkirakan -9,7%.
"Tapi dengan perubahan-perubahan yang semakin buruk tadi kita juga belum mendapatkan angka-angka yang paling akhir berapa posisi negara kita pertumbuhan ekonominya 2020. Tapi ini yang perlu kita sampaikan prediksi kontraksi ekonomi di luar Indonesia," tutur Jokowi.
(Arief Setyadi )