Waspada, Komplotan Maling Motor Ini Bisa Beraksi Dalam Hitungan Detik

Taufik Budi, Okezone · Kamis 30 Juli 2020 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 30 512 2254287 waspada-komplotan-maling-motor-ini-bisa-beraksi-dalam-hitungan-detik-Pn7W4Kva1C.jpg

KEBUMEN – Enam orang di Kebumen Jawa Tengah dibekuk polisi karena diduga menjadi pelaku pencurian kendaraan bermotor. Mereka terbilang lihai, karena saat beraksi hanya membutuhkan waktu dalam hitungan detik.

Masing-masing tersangka diketahui berinisial FA (30) warga Kecamatan Prembun, WA (31) warga Kecamatan Mirit, JE (26) warga Kecamatan Mirit, SU (30) warga Kecamatan Mirit, MR (36) warga Kecamatan Mirit, dan HE (38) warga Kecamatan Adimulyo.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengungkapkan, dari para tersangka polisi mengamankan 7 barang bukti sepeda motor berbagai merek. Mereka digelandang ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.

“Para tersangka yang kita amankan adalah target Operasi Sikat Jaran Candi 2020. Total untuk Polres Kebumen ada empat target operasi, semuanya berhasil kita ungkap,” kata Rudy didampingi Kasat Reskrim AKP Mardi, Rabu (29/7/2020).

Dia menjelaskan, tersangka WA yang diamankan oleh Polres Kebumen diduga melakukan pencurian sepeda motor Honda Supra X 125 pada 20 Juni 2020 di daerah Kecamatan Ambal Kabupaten Kebumen. Tersangka JE, diduga melakukan pencurian sepeda motor Yamaha Jupiter pada 20 Juni 2020 di daerah Kecamatan Ambal. Dalam aksinya ini, dia bersama tersangka WA.

Sedangkan untuk tersangka SU, diduga melakukan pencurian sepeda motor Honda Supra X di daerah Kecamatan Ambal pada 18 Juni 2020. Selanjutnya tersangka HE diduga melakukan pencurian sepeda motor matic Honda Vario di daerah Kecamatan Petanahan pada 1 Februari 2020.

Sementara dua tersangka inisial MR dan FA diduga sebagai penadah sepeda motor hasil curian dari tersangka WA. “Para tersangka ditangkap oleh Tim Reaksi Cepat Walet Sat Reskrim Polres Kebumen secara terpisah di berbagai tempat,” terang dia.

Lebih lanjut dia menjelaskan, para tersangka beraksi dengan mencari kelengahan korban yang memarkirkan sepeda motor dengan mata kunci masih menggantung. Modusnya para tersangka “hunting” mencari sepeda motor, serta mengawasi lokasi sekitar. Jika situasi dirasa aman, tersangka hanya butuh waktu beberapa detik untuk membawa kabur sepeda motor incarannya.

“Kami mengimbau kepada warga masyarakat untuk lebih waspada. Jika perlu sepeda motor diparkir di tempat aman serta dikunci ganda,” pungkasnya.

(kha)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini