Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bertambah 99, Pasien Sembuh Klaster Secapa AD Capai 1.093 Orang

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Jum'at, 31 Juli 2020 |15:30 WIB
Bertambah 99, Pasien Sembuh Klaster Secapa AD Capai 1.093 Orang
Prajurit yang dinyatakan sembuh dari corona menjalani pemeriksaan darah. (Ist)
A
A
A

JAKARTA – Pasien sembuh dari virus corona (Covid-19) di klaster Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI AD di Bandung, Jawa Barat, bertambah 99 orang. Hingga Jumat (31/7/2020) pagi, total pasien sembuh corona di klaster Secapa AD menjadi 1.093 orang.

"Hasil lab PCR dari swab lanjutan pasien di Secapa AD sampai Jumat (31/7/2020), ada 99 pasien lagi yang dinyatakan negatif," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Nefra Firdaus, dalam keterangan tertulis.

Total pasien sembuh di klaster Secara tersebut mencapai 1.093 orang atau sekira 83,5% dari total kasus pasien positif. Sementara pasien positif corona tersisa 215 orang atau sekitar 16,5%.

"Jadi dari total 1.308 pasien positif Covid-19 di Secapa AD, pada pagi ini sudah berkurang 1.093 orang (83,5% sudah menjadi negatif) menjadi tinggal 215 orang atau 16,5% masih positif," tuturnya.

Sementara itu, Nefra mengungkapkan, gelombang pertama donor plasma convalesence yang terdiri atas 70 prajurit di Pusdik Pom yang telah negatif Covid-19 pagi ini jalani pemeriksaan serum darah.

Baca Juga : Bertambah 49, Pasien Sembuh Klaster Secapa AD Jadi 994 Orang

"Pemeriksaan serum darah untuk memastikan 'bebas penyakit menular' & miliki titer antibody yang cukup," ucapnya.

Baca Juga : Update 31 Juli, 1.443 Pasien Jalani Rawat Inap di RSD Wisma Atlet

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement