Dites Swab Positif Corona, Satu Keluarga Mengamuk saat Dijemput Petugas

Afsah, iNews · Sabtu 01 Agustus 2020 04:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 01 340 2255214 dites-swab-positif-corona-satu-keluarga-mengamuk-saat-dijemput-petugas-eDLxvtc2wC.jpg Satu keluarga mengamuk saat dijemput petugas Gugus Tugas (Foto: iNews)

ACEH - Empat pasien positif Covid-19 di Kabupaten Aceh Barat, Aceh, Jumat (31/7/2020) siang mengamuk saat hendak dijemput oleh petugas tim Gugus Tugas Covid-19 untuk dievakuasi ke rumah sakit. Pasien menolak dan melakukan perlawanan saat hendak dievakuasi karena tak percaya dengan hasil tes swab.

Satu keluarga ini mengamuk dan melakukan perlawanan saat tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Aceh Barat hendak mengevakuasinya ke rumah sakit untuk dilakukan karantina. Pasien satu keluarga yang terdiri dari ayah ibu dan anak ini dinyatakan positif corona setelah menjalani test swab.

Pasien menolak dijemput dengan alasan tak percaya dengan hasil PCR swab yang dikeluarkan oleh laboratorium Balai Litbang Aceh. Meski sudah dilakukan negosiasi, namun tak berhasil.

Baca Juga:  Satgas Covid-19 Sebarkan Satu Juta Masker Bantu Cegah Penyebaran Corona

Keempat warga yang dinyatakan positif Covid-19 ini adalah warga Jakarta Timur yang baru tiba untuk berlebaran di Desa Gunung Klieng, Kecamatan Meurebo, Kabupaten Aceh Barat. Usai dilakukan uji swab satu keluarga yang berjumlah empat orang ini di nyatakan positif Covid-19.

Akibat penolakan dari pasien ini, selain meresahkan warga sekitar. Petugas kesulitan untuk melakukan tracing terhadap warga lainnya karena pasien yang positif belum bisa diminta keterangan.

Pelaksana Gugus Tugas Aceh Barat, Irsadi Aristora mengatakan, upaya evakuasi terhadap empat orang warga Jakarta Timur yang sedang berlebaran di Aceh Barat ini mendapat penolakan keras lantaran mereka tak percaya dengan hasil swab.

Baca Juga:  Kasus Positif Corona Bertambah 2.040, Jakarta Jadi Penyumbang Terbanyak dengan 430

Hingga kini, pihak tim Gugus Tugas belum berhasil mengevakuasi empat pasien ini. Meski demikian, tim masih berupaya melakukan negosiasi pihak keluarga pasien, agar tidak meresahkan warga sekitar.

(Ari)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini