Warga Asal Jombang Kabur Setelah Dinyatakan Positif Covid-19

Ade Putra, Okezone · Selasa 04 Agustus 2020 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 04 340 2256779 warga-asal-jombang-kabur-setelah-dinyatakan-positif-covid-19-DEl9rMnGqs.jpg Petugas melakukan pemeriksaan di penginapan lantaran ada pasien reaktif corona yang kabur (Foto : Okezone.com/Ade)

PONTIANAK - Penumpang pesawat Citilink rute Surabaya-Pontianak yang dinyatakan positif Covid-19, kabur saat diminta untuk mendatangi Rusunawa Pontianak sebagai tempat isolasi bagi pasien terkonfirmasi Covid-19.

Informasi yang dihimpun di lapangan, penumpang yang kabur ini merupakan seorang lelaki berusia 42 tahun. Dia tiba di Bandara Internasional Supadio Pontianak menumpangi pesawat Citilink, pada 1 Agustus lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson menjelaskan, Dinas Kesehatan pada 1 Agustus lalu melakukan pemeriksaan atau rapid test secara acak terhadap penumpang yang baru tiba dari Surabaya.

"Awalnya, kita melakukan rapid test secara acak kepada penumpang dari Surabaya. Didapatkan dua orang yang reaktif," ujar Harisson, Selasa (4/8/2020).

Satu orang di antaranya, kata Harisson, merupakan warga dari Kabupaten Kubu Raya, Kalbar. Sedangkan satu lagi merupakan warga Jombang, Jawa Timur. Pada 2 Agustus, kemudian dilakukan pemeriksaan RT-PCR di RS Untan terhadap dua orang tersebut. "Besoknya keluar hasilnya (positif corona)," terang Harisson.

Baca Juga : Laporkan 5 Provinsi Kasus Tertinggi, Satgas Covid-19 Beri Perhatian ke Jawa Tengah

Baca Juga : Reaktif Corona, Tukang Becak Meninggal Dunia di Depan Pasar Elang Jakut

Penumpang asal Kubu Raya itu sudah dilakukan isolasi oleh Pemkab Kubu Raya. Sementara, selama menunggu hasil uji swab itu, warga Jombang tersebut menginap di Hotel Jeruju Baru, Pontianak Barat.

"Semalam kami mencoba menghubungi lewat ponsel, dijawab sama dia. Kami meminta dia ke Rusunawa Pontianak untuk diisolasi," kata mantan Kadinkes Kapuas Hulu ini.

Sesuai dengan waktu yang ditentukan, pasien asal Jombang tersebut tidak kunjung hadir ke Rusunawa Pontianak. "Kita telefon kembali, ternyata ponselnya dimatikan. Lalu kami bersama Dinas Kesehatan Kota Pontianak, TNI Polri ke penginapan itu, dan ternyata dia sudah keluar dari situ," kata Harisson.

Menurutnya, pasien asal Jombang ini harus segera ditemukan. Karena dikhawatirkan dapat menularkan virus corona ke orang di sekitarnya. Sampai berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pencarian terhadap pasien tersebut untuk kemudian dikarantina sesuai protokol penanganan Covid-19.

Karyawan di hotel tempat pasien ini menginap pun juga sudah menjalani uji swab. Seluruh penjuru hotel juga disterilkan dengan penyemprotan cairan disinfektan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini