Bacok 5 Pengendara, Ketua Geng Motor Bogor Ditangkap

Asep Juhariyono, iNews · Kamis 06 Agustus 2020 14:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 06 525 2257978 bacok-5-pengendara-ketua-geng-motor-bogor-ditangkap-GlY0nC3HF1.jpg Tersangka AS saat ditangkap petugas (foto: iNews/Asep)

TASIKMALAYA - Ketua geng motor di Bogor, berinisial AS (30) ditankap petugas gabungan Timsus Reskrim Polsek Indihiang, dan Polresta Tasikmalaya yang bekerja sama dengan anggota Satreskrim Polresta Bogor, di dekat kantor Wali Kota Tasikmalaya setelah terpancing rayuan petugas yang menyamar sebagai seorang perempuan melalui media sosial, Rabu (5/8/2020).

Pelaku yang mempunyai tatto sebadan itu merupakan buronan Jajaran Satreskrim Polresta Bogor, dan merupakan ketua geng motor di wilayah Bogor, yang melakukan tindakan kekerasan dengan membacok 5 pengendara motor yang melintas di Jalan BNR Bogor Selatan pada Minggu 26 Juli 2020 lalu.

Setelah berhasil dibekuk, pelaku langsung diamankan di sel tahanan Polsek Indihiang Polresta Tasikmalaya, dan selanjutnya diserahkan kepada Satreskrim Polresta Bogor untuk diproses hukum lebih lanjut.

"Pelaku yang dikenal sadis dalam aksinya telah melakukan pebacokan, penjarahan, pemukulan kepada lima korban pengendara motor yang tidak berdosa di pinggir jalan di wilayah Bogor. Usai melakukan aksi brutalnya, pelaku dan teman-temannya langsung kabur. Saat ini sudah ada beberapa orang yang berhasil ditangkap berinisial B, IM, TJ, TL dan IP di wilayah Bogor," kata Kepala Tim Jatanras Polres Kota Bogor, Iptu Asep Dores, Kamis (6/8/2020).

 Penangkapan

Asep menjelaskan, bahwa kejadian bermula saat adanya konvoi geng motor di Jalan BNR Bogor Selatan, meski tanpa ada alasan dan masalah, namun pelaku bersama teman-temannya malah melakukan pembacokan dan penjarahan terhadap lima pengendara motor secara brutal.

Salah satu korban pembacokan saat ini masih mengalami kritis karena terkena sabetan senjata tajam cerulit, dan samurai yang dibawa oleh pelaku dan teman-temannya, yang digunakan untuk membacok dan menganiaya korban.

Pelaku bersama teman-temannya menyerempet para korban yang sedang mengendarai motor dan langsung membacok membabi buta. AS ini juga adalah orang yang pertama kali secara brutal melakukan pembacokan bagian kepala dan tubuh korban hingga para korban terjatuh dari motornya dan mengalami luka parah. Tak berhenti di sana, pelaku dan teman-temannya juga terus membacok para korban meski mereka sudah terkapar di aspal.

"Pelarian yang dilakukan AS ke Tasikmalaya dengan memakai bus dan tersangka turun di Tasikmalaya untuk bertemu kenalan perempuan yang dipancing anggota di media sosial. Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Polresta Tasikmalaya dan Polsek Indihiang untuk melakukan menangkap pelaku AS," sambungnya.

Setelah berhasil dibekuk, pelaku langsung dibawa ke Polresta Bogor dan dijerat pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dan tindak kekerasan dengan hukuman maksimal 15 tahun.

"Proses hukum sendiri akan dilakukan di Bogor karena lokasinya berada di sana dan sekarang para korban masih dalam perawatan di rumah sakit," tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Indihiang Kompol Dikdik Rohim Hadi, mengatakan bahwa pihaknya hanya membantu melakukan penangkapan terhadap tersangka, setelah sebelumnya melakukan koordinasi dengan pihak Polresta Bogor. Tersangka merupakan ketua geng motor motekar di Bogor, dan sebelumnya pernah ke Tasikmalaya dan mempunyai kenalan seorang perempuan.

"Tersangka akhirnya berhasil dijebak dengan menggunakan media sosial oleh anggota, yang berpura pura sebagai perempuan, dan tersangka akhirnya datang lagi ke Tasikmalaya untuk bertemu, namun akhirnya ditangkap Timsus Satreskrim Polsek Indihiang Polresta Tasikmalaya bersama Satreskrim Polresta Bogor," kata Dikdik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini