Pelaku bersama teman-temannya menyerempet para korban yang sedang mengendarai motor dan langsung membacok membabi buta. AS ini juga adalah orang yang pertama kali secara brutal melakukan pembacokan bagian kepala dan tubuh korban hingga para korban terjatuh dari motornya dan mengalami luka parah. Tak berhenti di sana, pelaku dan teman-temannya juga terus membacok para korban meski mereka sudah terkapar di aspal.
"Pelarian yang dilakukan AS ke Tasikmalaya dengan memakai bus dan tersangka turun di Tasikmalaya untuk bertemu kenalan perempuan yang dipancing anggota di media sosial. Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Polresta Tasikmalaya dan Polsek Indihiang untuk melakukan menangkap pelaku AS," sambungnya.
Setelah berhasil dibekuk, pelaku langsung dibawa ke Polresta Bogor dan dijerat pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dan tindak kekerasan dengan hukuman maksimal 15 tahun.
"Proses hukum sendiri akan dilakukan di Bogor karena lokasinya berada di sana dan sekarang para korban masih dalam perawatan di rumah sakit," tuturnya.
Sementara itu, Kapolsek Indihiang Kompol Dikdik Rohim Hadi, mengatakan bahwa pihaknya hanya membantu melakukan penangkapan terhadap tersangka, setelah sebelumnya melakukan koordinasi dengan pihak Polresta Bogor. Tersangka merupakan ketua geng motor motekar di Bogor, dan sebelumnya pernah ke Tasikmalaya dan mempunyai kenalan seorang perempuan.
"Tersangka akhirnya berhasil dijebak dengan menggunakan media sosial oleh anggota, yang berpura pura sebagai perempuan, dan tersangka akhirnya datang lagi ke Tasikmalaya untuk bertemu, namun akhirnya ditangkap Timsus Satreskrim Polsek Indihiang Polresta Tasikmalaya bersama Satreskrim Polresta Bogor," kata Dikdik.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.