Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kasus Covid-19 di Jakarta Melonjak, DPRD DKI: PSBB Transisi I ke II Belum Maksimal

Khafid Mardiyansyah , Jurnalis-Jum'at, 07 Agustus 2020 |07:28 WIB
Kasus Covid-19 di Jakarta Melonjak, DPRD DKI: PSBB Transisi I ke II Belum Maksimal
Ilustrasi (Dok. okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Fraksi PDIP di DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono menilai, melonjaknya kasus Covid-19 di Indonesia salah satunya disebabkan oleh belum maksimalnya peralihan PSBB transisi I dan II.

"(PSBB) Transisi I dan ke II belum maksimal," ucap Gembong kepada Okezone, Jumat (7/8/2020).

Dia pun meminta meminta kepada Pemprov DKI untuk semakin memperketat melakukan pengawasan protokol kesehatan di masyarakat.

"Pengawasan yang ketat terhadap penerapan protokol kesehatan," kata Gembong.

Terkadang, kata Gembong, pengawasan protokol kesehatan kurang dilakukan pengawasan oleh Pemprov DKI. Sebab itu, lantaran kasus positif terus meningkat, Gembong menekankan harus ada komitmen dalam pengawasan tersebut.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mencatatkan penambahan 597 kasus Covid-19 pada Kamis 6 Agustus. Angka ini tercatat menjadi rekor terbanyak penularan virus corona selama sehari di Ibu Kota.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati menjelaskan, penambahan kasus Covid-19 ini menjadi paling banyak lantaran dari 597 kasus positif tersebut, 111 adalah akumulasi data dari hari sebelumnya yang baru dilaporkan.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 7,4%, sedangkan Indonesia sebesar 15,5%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

Namun, persentase kasus positif ini hanya bisa dianggap valid bila standar jumlah tes yang dilakukan telah terpenuhi. Bila jumlah tesnya sedikit (tidak memenuhi standar WHO), maka indikator persentase kasus positif patut diragukan.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement