Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KSAD Jadi Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19, Ini Kata Mahfud MD

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Sabtu, 08 Agustus 2020 |18:51 WIB
KSAD Jadi Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19, Ini Kata Mahfud MD
Menko Polhukam Mahfud MD. (Foto : Okezone.com/Fahreza Rizky)
A
A
A

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan penunjukan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa sebagai Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional karena mempertimbangkan hal teknis dalam penanganan pandemi Covid-19.

"Panglima TNI, Kapolri, dan para menteri itu secara reguler itu memang mempunyai tugas-tugas yang memang fungsional, membantu pelaksanaan Covid ini, pelaksanaan penanganan penanggulangan terhadap Covid-19. Oleh sebab itu, pelibatan KSAD itu agar lebih teknis juga, agar lebih teknis mengatur. Karena selama ini penanganan Covid ini tidak cukup hanya dilaksanakan komite, tidak cukup dilaksanakan oleh gugus tugas," kata dia dalam webinar, Sabtu (8/8/2020).

Mahfud menerangkan, selama ini TNI-Polri telah ikut dalam penanganan pandemi Covid-19 dengan membagikan bantuan sosial (bansos). Menurut dia, TNI-Polri akan membantu menyelesaikan sejumlah persoalan teknis di lapangan.

"Sulit kalau hanya dilakukan birokrasi yang ada ada misalnya ada yang kisruh tentang daftar, ada yang tidak sampai, ada yang nyeleweng ke sana-ke mari. Nah TNI dan Polri diikutkan agar cepat. Pun pengalaman-pengalaman di masyarakat terhadap protokol kesehatan selama ini kan juga Polri dan TNI sudah diikutkan," tuturnya.

Mahfud memastikan tak ada persoalan dengan melibatkan TNI-Polri dalam penanganan pandemi Covid-19. Ia pun menerangkan undang-undang juga mengatur TNI dalam Military Operation Others Than War (OOTW).

"Tugas selain perang seperti pengabdian masyarakat, pembinaan masyarakat dan sebagainya. Selama ini masih jalan dan kebetulan sangat diperlukan sekarang karena keterlibatan TNI dan Polri itu," tuturnya.

Ia pun mencontohkan peran TNI-Polri dalam menertibkan kerumunan hingga penerapan protokol kesehatan. Selain itu, TNI-Polri berpengalaman dalam melakukan pengiriman bantuan kepada masyarakat yang terdampak pandemi corona.

"Termasuk misalnya menjemput warga negara Indonesia di luar negeri kan TNI semua, pesawatnya kemudian mengambil obat juga pakai kapal-kapalnya TNI AL dan sebagainya," tuturnya.

"Semua kita kerahkan semua karena kita itu mempunyai konsepsi hankamrata pertahanan dan keamanan rakyat semesta, semua yang ada kita gunakan bersama," tutur mantan Ketua MK itu.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement