2 Pelajar Positif Covid-19, KBM Tatap Muka Ditunda

Ade Putra, Okezone · Sabtu 08 Agustus 2020 03:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 08 340 2258860 2-pelajar-positif-covid-19-kbm-tatap-muka-ditunda-lJfSyyj75n.jpeg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

SAMBAS – Sebanyak dua pelajar SMPN di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat terkonfirmasi atau positif Covid-19. Keduanya dinyatakan positif virus corona atau Covid-19 setelah hasil uji swab-nya keluar.

"Kami baru saja menerima surat dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat yang menyatakan bahwa dua siswa di Kabupaten Sambas terkonfirmasi positif Covid-19," ujar Bupati Sambas Atbah Romin Suhail, Jumat 7 Agustus 2020.

Temuan ini bermula saat seluruh pelajar di Sambas menjalani rapid test sebagai syarat kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka. "Kami menginginkan adanya sekolah dengan proses pembelajarannya tetap muka langsung. Sehingga kami melakukan rapid test kepada siswa pada tanggal 29 Juli 2020 lalu," katanya.

Kemudian, sambung Atbah, hasilnya ada dua pelajar yang reaktif. Keduanya langsung menjalani uji swab. "Nah, tanggal 6 Agustus, kami menerima surat dari Dinas Kesehatan Kalbar dimana hasil swab test dua siswa SMPN Sambas yang berusia 14 tahun dinyatakan positif Covid-19," bebernya.

Setelah ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 akan melakukan tracing di rumah dan semua keluarga diambil swab.

"Mudah-mudahan hasilnya negatif semuanya. Nantinya tim juga akan melakukan hal yang sama di sekolah yang lain, baik siswa, guru dan stafnya," tutupnya.

Baca Juga : Pergoki Istrinya Selingkuh, Suami Malah Dialporkan ke Polisi

Baca Juga : Sejarah Perebutan Tahta di Keraton Kasepuhan Cirebon

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas, Sabhan menambahkan, berdasarkan SK Empat Menteri yang menjadi salah satu persyaratan untuk membuka sekolah dengan tetap muka adalah izin dari pemerintah daerah.

"Dikarenakan ada yang positif Covid-19 dan berdasarkan surat edaran dari Pemprov Kalbar, maka sekolah tetap muka ditunda kembali," tuturnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini