Picu Gangguan, PLN Minta Warga Tak Main Layang-Layang di Dekat Jaringan Listrik

Hari Kasidi, iNews · Minggu 09 Agustus 2020 10:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 09 340 2259257 picu-gangguan-pln-minta-warga-tak-main-layang-layang-di-dekat-jaringan-listrik-q8oFbPOxfN.jpg Layang-layang tersangkut di kabel jaringan listrik. Foto: Hari Kasidi-Okezone

MATARAM - Beberapa bulan terakhir, layang layang telah menjadi primadona di hampir seluruh daerah di Lombok. Tak hanya anak-anak, bahkan orang dewasa pun turut memainkan permainan tradisional tersebut.

Namun PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang-layang yang tersangkut di kabel jaringan PLN.

Terkait hal tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi NTB Lalu Gita Aryadi mengimbau kepada seluruh warganya untuk menjaga aset yang dimanfaatkan untuk kepentingan umum, terutama jaringan listrik.

Caranya yaitu dengan tidak bermain layang-layang di dekat aliran listrik karena mainan tersebut berpotensi tersangkut di kabel PLN.

“Kalau listrik terganggu, aktivitas masyarakat juga terganggu. Jadi, mari kita jaga listrik dengan tidak bermain layang-layang di dekat jaringan PLN.” jelas L. Gita.

Sementara itu, Dony Noor Gustiarsyah, Manager PLN UP3 Mataram menjelaskan frekuensi gangguan di Lombok yang meningkat karena layang-layang.

“Dua bulan terakhir, sudah terjadi 26 kali pemadaman di masyarakat yang diakibatkan layang-layang tersangkut di jaringan PLN.” Jelas Dony.

Baca Juga: Pemuda Ini Tersetrum Listrik Gegara Kejar Layangan

Pada saat suhu menjadi lembab, embun atau datang hujan, layang-layang tersangkut itu dapat berubah menjadi objek atau bahan yang menghantarkan listrik atau konduktor.

Ketika jaringan saling terhubung, maka dapat menyebabkan arus hubung singkat, yang mengakibatkan gangguan listrik di masyarakat sekitar.

“Inspeksi rutin terus kami lakukan. Hampir setiap hari kami membersihkan layangan di jaringan. Dalam 1 minggu, kami bisa menemukan 20-25 layang layang yang berpotensi menyebabkan padam.” Jelas Dony.

Baca Juga: Main Layangan hingga Ganggu Listrik Bandara Ngurah Rai, Pria Paruh Baya Ditangkap

Per Juli 2020, sistem kelistrikan Lombok memiliki 104 jalur utama untuk menyalurkan listrik ke masyarakat. Total panjang jaringan distribusi 20 kV 6.500 kms dan panjang transmisi 150 kV 452,44 kms, yang semuanya harus dipastikan bersih dari layang layang atau objek apapun yang dapat mengganggu pasokan listirk.

“PLN tentunya dalam hal ini tidak bisa sendiri. Kami perlu peran serta masyarakat. Salah satunya adalah dengan tidak bermain layang layang di sekitar jaringan PLN.” Imbau Dony.

Sosialisasi terus dilakukan kepada masyarakat terkait bahaya layang-layang ini. Terjun langsung ke masyarakat, kantor desa, media sosial, dan juga berbagai cara yang lain.

“Kepada seluruh masyarakat, sekali lagi kami minta untuk tidak bermain layang layang di sekitar jaringan PLN. Selain berbahaya untuk diri sendiri, juga dapat mengganggu pasokan listrik untuk masyarakat sekitar.” tutup Dony.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini