Sinabung Erupsi Lagi, BPBD Minta Warga Patuhi Ketentuan Zona Merah

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Minggu 09 Agustus 2020 08:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 09 608 2259220 sinabung-erupsi-lagi-bpbd-minta-warga-patuhi-ketentuan-zona-merah-7CKacIyLph.jpeg Dokumentasi BNPB saat erupsi Sinabung pada 2018.

MEDAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo meminta kepada warga dan seluruh wisatawan yang tengah berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, memenuhi ketentuan terkait zona merah kawasan terdampak erupsi Gunung Api Sinabung. Yakni ketentuan larangan mendekat atau memasuki kawasan yang tergolong mematikan jika erupsi terjadi.

"Kita minta masyarakat patuh. Jangan mendekat ke zona merah. Ini demi keselamatan bersama. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Plt Kepala BPBD Karo, Natanail saat dihubungi, Minggu (9/8/2020) pagi.

Natanail menjelaskan, kawasan terdampak yang masuk dalam zona merah erupsi Gunung Api Sinabung adalah lokasi di areal 3 km dari puncak gunung. Kemudian radius 5 kilometer untuk sektor selatan-timur serta radius 4 kilometer untuk sektor timur-utara. “Seluruh aktivitas di zona merah kita larang,” tegasnya.

Baca Juga: Gunung Sinabung Erupsi, Ini Cara Aman Lindungi Paru-Paru Kamu

Meski mengalami erupsi, kata Natanail, hingga saat ini tidak ada perubahan dalam status aktifitas kegunungapian Sinabung. Sinabung masih tetap berstatus Siaga atau Level III.

Gunug Api Sinabugn di Kabupaten Karo, Sumatera Utara mengalami erupsi pada Sabtu, 8 Agustus 2020 sekitar pukul 1:58 WIB. Kegiatan erupsi membuat kolom letusan hingga mencapai 2 ribu meter di atas puncak gunung berketinggian 2.460 mdpl itu.

Kolom letusan teramati berwarna kelabu hingga coklat dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah timur. Erupsi ini terekam seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm dan durasi lebih kurang 1 jam 44 detik.

Baca Juga: 3 Kecamatan Terdampak Abu Vulkanis Gunung Sinabung, Tak Ada Korban 

Akibat erupsi, sebanyak empat kecamatan di Kabupaten Karo, tertutup abu vulkanik. Yakni Kecamatan Naman Teran, Kecamatan Berastagi, Kecamatan Simpang Empat dan Kecamatan Merdeka.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini