Afghanistan Memulai Pembebasan 400 Tahanan Terakhir Taliban

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 14 Agustus 2020 16:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 14 18 2262340 afghanistan-memulai-pembebasan-400-tahanan-terakhir-taliban-u9kk4sNOty.jpg Tahanan Taliban yang dibebaskan Pemerintah Afghanistan. (Foto: Twitter)

KABUL - Pemerintah Afghanistan telah memulai pembebasan 400 tahanan Taliban terakhir, membuka jalan bagi perundingan perdamaian yang telah lama tertunda.

Pejabat Afghanistan mengatakan 80 tahanan dibebaskan pada Kamis (13/8/2020), beberapa ditahan karena kejahatan termasuk serangan terhadap warga Afghanistan dan orang asing. Pembebasan itu sebagai syarat untuk memulai negosiasi untuk mengakhiri konflik 19 tahun di negara itu.

Pembicaraan damai diharapkan akan dimulai di Qatar dalam beberapa hari setelah pembebasan penuh para tahanan.

Pembebasan itu "untuk mempercepat upaya pembicaraan langsung dan gencatan senjata nasional yang langgeng", kata Kantor Dewan Keamanan Nasional Afghanistan dalam sebuah Tweet yang dilansir BBC.

BACA JUGA: Afghanistan Bebaskan 400 Tahanan Taliban, Buka Jalan Pembicaraan Damai

Pada akhir pekan, majelis besar tetua Afghanistan, Loya Jirga menyetujui pembebasan 400 tahanan Taliban yang dituduh melakukan kejahatan "besar" setelah pihak berwenang pada awalnya menolak untuk membebaskan para militan.

Para tahanan termasuk sekitar 44 pemberontak yang menjadi perhatian khusus Amerika Serikat (AS) dan negara-negara lain karena peran mereka dalam serangan tingkat tinggi.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani pada Kamis memperingatkan bahwa pembebasan mereka adalah "bahaya" bagi dunia.

"Sampai masalah ini, sudah ada konsensus tentang keinginan perdamaian tetapi tidak pada pengorbanannya," kata Ghani sebagaimana dilansir AFP.

BACA JUGA: Indonesia Sambut Baik Keputusan Afghanistan Bebaskan 400 Militan Taliban

Taliban digulingkan dari kekuasaan di Afghanistan oleh invasi pimpinan AS pada 2001.

Kelompok ini secara bertahap mendapatkan kembali kekuatannya untuk mengendalikan lebih banyak wilayah daripada titik mana pun sejak saat itu.

Awal tahun ini, AS dan Taliban menyetujui kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik selama 19 tahun di Afghanistan. Kesepakatan itu dimaksudkan untuk membuka jalan bagi pembicaraan antara pemerintah Afghanistan dan Taliban, yang sebelumnya hanya setuju untuk berbicara dengan AS.

Negosiasi untuk AS dan Taliban telah sepakat bahwa 5.000 tahanan Taliban akan dibebaskan sebelum mereka mengadakan pembicaraan dengan pemerintah Afghanistan. Ribuan orang dibebaskan, namun, 400 tetap di penjara. Sekitar 150 dari mereka berada di hukuman mati.

Langkah itu dilakukan ketika AS mengumumkan jumlah pasukannya di negara itu akan turun di bawah 5.000 pada November.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini