Tradisi 1 Suro Ditiadakan, Ratusan Polisi Disebar Cegah Kerumunan Warga

Bramantyo, Okezone · Rabu 19 Agustus 2020 22:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 19 512 2264746 keraton-tiadakan-tradisi-1-suro-ratusan-polisi-di-karanganyar-disebar-cegah-kerumunan-warga-vCVs5oyO3W.jpg Polres Karanganyar terjunkan ratusan personel amankan malam tahun baru Islam (Foto: Okezone/Bramantyo)

KARANGANYAR - Aparat Kepolisian menerjunkan personelnya untuk mencegah kerumunan di berbagai tempat. Hal itu menyusul ditiadakannya tradisi kirab benda pusaka milik Keraton Kasunanan dan Pura Mangkunegaran ke Kabupaten Karanganyar.

Tak tanggung-tanggung, 576 personel gabungan yang terdiri dari Polri dibantu TNI dan Satpol PP diterjunkan. Daerah yang berpotensi menjadi lokasi kerumunan warga di Karanganyar seperti Tawangmangu, Ngargoyoso, Matesih dan Colomadu.

Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi mengatakan, Kabupaten Karanganyar salah satu Kabupaten yang selalu dipilih untuk menghabiskan malam 1 suro.

"Beragam kegiatan selalu digelar dari sekadar berkumpul bersama teman, keluarga maupun ritual malam 1 Suro," papar Leganek Mawardi saat gelar pasukan pengamanan pergantian tahun baru Hijriah, Rabu (19/8/2020).

Baca Juga:  Libur Panjang Tahun Baru Islam, Warga Diminta Terapkan Protokol Kesehatan saat Berwisata 

Menurut Leganek, pengerahan personel ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat yang hendak merayakan pergantian tahun baru Hijriah. "Di sini polisi hadir bersama-sama dalam setiap kegiatan masyarakat," terangnya.

Tak hanya itu, Polres Karanganyar pun menyiagakan 150 personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas). Disiagakannya personel Satlantas ini untuk memburu masyarakat yang menggunakan knalpot brong atau knalpot tak sesuai standar.

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Maulana Ozar, mengatakan para personel yang disiagakan ini tidak berupa razia di suatu tempat, namun para personel ini akan selalu hunting system' atau selalu berkeliling untuk memburu sepeda motor yang knalpotnya tak standar.

"Petugas akan mobiling menggunakan kendaraan roda dua mengitari wilayah Karanganyar. Kalau ada yang terjaring operasi memakai knalpot brong langsung diberikan surat tilang," terangnya.

Operasi ini, ungkap Maulana selain banyaknya komplain dari masyarakat karena menimbulkan kebisingan dan menganggu kenyamanan pengguna jalan yang lain, sekaligus agar perayaaan tahun baru Islam berlangsung khidmat.

Baca Juga:  Polisi Imbau Masyarakat Tak Gelar Pawai Obor di Malam Tahun Baru Islam 

Operasi ini juga dilakukan sebagai bentuk terapi kejut (shock therapy) bagi masyarakat. Karena kepolisian tidak ada toleransi sekecil pun bagi mereka yang menggunakan motor dengan knalpot brong.

Berdasarkan data dari Polres Karanganyar, dalam razia yang dilakukan satu bulan terakhir polisi mengeluarkan 1.154 lembar surat tilang. Dari 1.154 pengendara yang melanggar, sekitar 220 di antara mereka merupakan pengendara yang mengendarai motor dengan knalpot brong.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini