Ridwan Kamil Belum Mau Buka Bioskop dan Tempat Hiburan Malam

Agregasi Sindonews.com, · Sabtu 29 Agustus 2020 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 29 525 2269536 ridwan-kamil-belum-mau-buka-bioskop-dan-tempat-hiburan-malam-ndLTkMZvAp.jpg Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (Foto : iNews)

BANDUNG – Pemprov Jawa Barat belum merekomendasikan pembukaan tempat hiburan dengan fasilitas pendingin udara (AC) sentral, termasuk di antaranya gedung bioskop.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menegaskan, pihaknya masih mengkhawatirkan penularan Covid-19 di dalam ruangan ber-AC. Pasalnya, Covid-19 rentan menular di ruangan tersebut.

"Kan kuncinya itu kalau AC-nya sentral, virus muter-muter di situ tidak ke luar. Sehingga, kalau ada jaminan sirkulasi udaranya lebih baik, wacana itu masih mungkin," ujar Ridwan Kamil melansir Sindonews, Sabtu (29/8/2020).

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar itu menjelaskan, hingga kini pihaknya belum yakin tempat hiburan ber-AC sentral, termasuk bioskop terbebas dari potensi penularan virus corona.

"Jadi, sementara belum ada wacana pembukaan dari level provinsi, rekomendasi untuk hiburan-hiburan malam yang cenderung AC-nya masih sentral, termasuk bioskop," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya masih fokus melakukan tes Covid-19 secara masif ketimbang mempertimbangkan pembukaan tempat hiburan.

Terlebih, kata dia, sejumlah klaster baru penularan Covid-19 bermunculan, terutama di lingkungan industri dimana ratusan pekerja pabrik di kawasan industri MM2000, Cikarang, Kabupaten Bekasi positif terpapar Covid-19.

"Kami sudah melakukan masif tes di industri kawasan Bekasi dan ditemukan kurang lebih tiga kluster skala sub kluster. Pertama di (pabrik) LG (Electronics), Suzuki, dan satu lagi ada industri lain," sebutnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya pun akan mengunjungi kawasan industri tersebut untuk memastikan prosedur penanganan, agar Covid-19 tidak menyebar ke industri-industri di sepanjang pantai utara Jabar.

Baca Juga : 4 Provinsi Nihil Kasus Positif Corona per 29 Agustus 2020

"Sejauh ini, warga yang terkonfirmasi Covid-19 80 persen berstatus OTG (orang tanpa gejala). Kita akan ke Bekasi untuk melihat penanganan yang dilakukan," tuturnya.

Baca Juga : Rekor 3.308 Kasus Positif Covid-19 Hasil Pemeriksaan 28.905 Spesimen

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini