BEKASI – Tempat isolasi pasien positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Bekasi penuh. Kondisi itu karena adanya lonjakan kasus virus corona dari klaster industri.
"Betul sudah penuh. (Penuhnya tempat) karena dari kemarin kita menampung dari klaster industri," ungkap juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah ketika dikonfirmasi, Selasa (1/9/2020).
Alamsyah mengatakan, ketersediaan tempat isolasi itu juga ditambah dua tempat, yaitu Balai Pelatihan Kesehatan Cikarang Utara dan Wisma Mahasiswa Presidnt University.
"Total ada 130 kasur (bed) lebih di dua lokasi itu," kata Alamsyah.
Bahkan, karena penuh pihaknya mengalihkan tempat isolasi ke rumah masing-masing pasien, yang dinyatakan layak.
Diketahui dalam satu pekan ini kasus virus corona di Kabupaten Bekasi melonjak tajam. Berdasarkan data yang diunggah di situs pikokabsi.bekasikab.go.id mencatat kasus kumulatif positif mencapai 1.016.
Dalam sepekan terakhir saja tercatat penambahan kasus positif mencapai 400 lebih kasus yang disumbang kluster kawasan industri.
Rinciannya, 248 karyawan PT LG Electronic Indonesia, 71 karyawan PT Suzuki Indomobil, serta 88 karyawan PT NOK Indonesia.
"Tiga klaster industri itu merupakan klaster terbaru di wilayah kita," ungkap dia.
Baca Juga : Epidemiolog Khawatirkan Pandemi Covid-19 seperti Fenomena Gelombang Kedua Flu Spanyol
"Sebelumnya juga ada klaster serupa, kemudian tidak semua juga yang tercatat di data kita karena yang masuk database hanya warga Kabupaten Bekasi sementara di klaster industri juga ada tenaga kerja dari luar wilayah kita," tuturnya.
Baca Juga : Pakar Kesehatan: Perang Akar Rumput Jadi Kunci Hadapi Pandemi Covid-19
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.