Pria Ini Bunuh Kekasihnya yang Masih ABG dengan Sadis

Agregasi Sindonews.com, · Rabu 02 September 2020 20:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 02 340 2271712 pria-ini-bunuh-kekasihnya-yang-masih-abg-dengan-sadis-2GVt2rzK8Q.jpg Pria ini bunuh pacarnya yang masih ABG dengan cara sangat sadis (Foto : iNews)

PESAWARAN - Satreskrim Polres Pesawaran, Lampung mengungkap misteri tewasnya seorang gadis berinisial DA (16 ) yang jasadnya ditemukan mengambang dengan kondisi tangan terikat tali di Sungai Ledeng, Desa Rejo Agung, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Jumat 21 Agustus 2020.

Dilansir dari Sindonews.com, korban ternyata dibunuh oleh kekasihnya sendiri dengan cara yang sangat sadis. Polisi menangkap dua orang pelaku pembunuhan sadis tersebut, yakni Wahid (18) pelaku utama yang merupakan pacar korban, dan Chandra (18) pelaku yang turut serta membantu dan merencanakan aksi pembunuhan terhadap korban, Rabu (2/9/2020).

Kapolres Pesawaran, AKBP Vero Aria Radmantyo menjelaskan, kedua tersangka mengakui aksi pembunuhan terhadap korban DA telah direncanakan secara matang oleh kedua pelaku. Aksi pembunuhan sadis ini dilatar belakangi tersangka Wahid enggan bertanggung jawab atas kehamilan korban. Diketahui korban DA sedang hamil 6 bulan akibat hubungan gelap yang mereka lakukan sebelumnya.

Korban tewas dan jasadnya ditemukan warga Desa Rejo Agung, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran. Penemuan jasad korban menggegerkan warga setempat. Sebab, saat pertama kali ditemukan kondisi jasad korban dalam keadaan tertelungkup dan mengambang di pinggiran sungai, serta kedua tangannya masih terikat tali.

Baca Juga : Empat Penggali Kubur Menemukan Harta Karun

Baca Juga : Kemenag Mulai Cetak 8.200 Penceramah Bersertifikat

Polisi dibantu warga kemudian mengevakuasi jasad korban untuk dilakukan autopsi ke RS Bhayangkara, Polda Lampung. “Dari hasil pemeriksaan terhadap kedua tersangka, motif pembunuhan terhadap korban dipicu akibat hubungan asmara antara korban dengan tersangka Wahid. Pelaku yang enggan bertanggung jawab atas kehamilan korban kemudian merencanakan skenario pembunuhan terhadap korban,” ungkap Kapolres, Rabu (2/9/2020).

Kedua tersangka kini mendekam di sel tahanan Mapolres Pesawaran. Polisi menjerat kedua pelaku dengan pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan serta pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan hukuman pidana mati atau seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini