Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sekjen MUI Tolak Program Sertifikasi Terhadap Penceramah

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Sabtu, 05 September 2020 |10:40 WIB
Sekjen MUI Tolak Program Sertifikasi Terhadap Penceramah
Sekjen MUI Anwar Abbas. (Foto: Sindonews)
A
A
A

JAKARTA - Sekertaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menyatakan menolak langkah Kementrian Agama (Kemenag) yang membuat program sertifikasi pada penceramah.

“Saya Anwar Abbas secara pribadi yang juga kebetulan adalah sekjen MUI dengan ini menolak dengan tegas dan keras program dai dan penceramah bersertifikat yang akan dilaksanakan oleh Kementrian Agama yang akan melibatkan MUI,” kata Anwar dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (5/9/2020).

Anwar mengatakan, jika program itu terus dilaksanakan dan diterima secara baik di MUI, maka dirinya akan mundur dari jabatannya sebagai Sekjen.

BACA JUGA: Menag: Sertifikasi Penceramah Berlaku untuk Semua Agama

“Bila hal ini terus dilaksanakan dan teman-teman saya di MUI menerimanya maka begitu program tersebut diterima oleh MUI, maka ketika itu juga saya Anwar Abbas tanpa kompromi menyatakan diri mundur sebagai Sekjen MUI,” jelasnya.

“Demikian pernyataan sikap saya ini saya sampaikan sebagai pertanggung jawaban saya kepada Allah SWT dan kepada umat Islam di Indonesia untuk diketahui,” imbuhnya.

BACA JUGA: Menag Tegaskan Program Dai Bersertifikat Segera Diterapkan, Sifatnya Tidak Mengikat

Sebelumnya Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengatakan, Kementerian Agama (Kemenag) akan memulai program penceramah bersertifikat bulan ini. Pada tahap pertama akan ada ribuan penceramah bersertifikat dari semua agama yang ada di Indonesia meski menimbulkan polemik, tetap akan melanjutkan program ini.

“Apa yang kami lakukan di Kementerian Agama, kami melakukan program penceramah bersertifikat. Akan kami mulai bulan ini. Tahap awal kami cetak lebih kurang 8.200 orang. Semua agama sukarela. Ada gesekan tidak setuju tidak masalah, kita lanjut,” katanya saat Webinar Strategi Menangkal radikalisme pada Aparatur Sipil Negara (ASN), Rabu 2 September 2020.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement