Lebih lanjut Ning Ita berpesan untuk para peserta baik yang merupakan warga kota Mojokerto maupun yang dari luar Kota Mojokerto bahwa menjadi CPNS adalah pengabdian. Sudut pandangnya tidak lagi lokal tetapi pengabdian dengan sepenuh hati.
“Meskipun Kota Mojokerto bukan tempat kelahiran Anda, ini adalah tugas negara, kita tidak berbicara lokal atau kedaerahan. Seleksi ini diselenggarakan oleh negara, kalau Anda memiliki keberuntungan untuk bisa mengabdi di Kota Mojokerto lakukan dengan sepenuh hati, totalitas apa yang Anda miliki untuk membantu kemajuan Kota Mojokerto,” ucap Ning Ita.

Dijelaskan oleh Endri Agus, Kepala BKD Kota Mojokerto bahwa Jumlah formasi CPNS 2019 Pemkot Mojokerto sebanyak 126 formasi dan yang mengikuti SKB ada sebanyak 287 peserta.
“Guna pencegahan penyebaran Covid-19 maka peserta dapat memilih lokasi ujian paling dekat dengan domisili, dengan rincian 260 di BKN Kanreg Surabaya, sedangkan 27 orang terbagi di BKN pusat, BKN Yogyakarta, UPT BKN Semarang dan BKN Denpasar,” jelas Endri Agus.
Ia menambahkan bahwa SKB di Kanreg Surabaya hanya dilaksanakan dalam waktu satu hari yang terbagi menjadi tiga sesi.
Joko Setiawan salah seorang peserta SKB menyampaikan kedatangan Ning Ita sebagai dukungan tersendiri, karena ditengah kesibukannya Ning Ita masih menyempatkan diri untuk meninjau pelaksanaan SKB.