YOGYAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memperketat protokol kesehatan di kawasan Malioboro, setelah ada temuan pedagang kaki lima (PKL) yang meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19. Untuk mencegah penularan, kawasan Malioboro disemprot dengan disinfektan.
“Pengunjung Malioboro harus melakukan scan barcode, memakai masker dan wajib menjaga jarak,” kata Kepala UPT Malioboro, Ekwanto, Selasa (8/9/2020).
Bagi pedagang yang melakukan kontak erat dengan PKL yang meninggal, diminta untuk melakukan isolasi secara mandiri. Mereka diminta tidak berjualan untuk sementara waktu. Sedangkan bagi PKL yang berjualan, wajib menjaga jarak.
“Kami pastikan Jogoboro akan melakukan pengawasan lebih ketat,” katanya.
