Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sektor Pendidikan Maju, Malang dan Madiun Adopsi Program Pemkot Mojokerto

Agustina Wulandari , Jurnalis-Kamis, 10 September 2020 |07:56 WIB
Sektor Pendidikan Maju, Malang dan Madiun Adopsi Program Pemkot Mojokerto
Foto : Dok.Pemerintah Kota Mojokerto
A
A
A

Program internet gratis untuk pelajar, yang telah diterapkan oleh Pemerintah Kota Mojokerto sejak masa pandemi Covid-19 akan diadopsi oleh dua Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Hal ini disampaikan langsung oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang dan Kabupaten Madiun saat bersilaturahmi kepada Walikota Mojokerto Ika Puspitasari, pada Selasa (8/9).

Kondisi Covid-19 yang melanda di seluruh daerah sejak beberapa bulan terakhir, membawa dampak yang cukup signifikan diberbagai sektor pemerintah. Tak terkecuali pada sektor pendidikan, yang harus meniadakan pembelajaran klasikal di sekolah. Namun, di tengah kondisi tersebut Kota Mojokerto mampu bangkit dengan memberikan fasilitas yang dapat meringankan beban orangtua.

Inovasi tersebut, secara tidak langsung menggerakan Pemerintah Kota/Kabupaten di Jawa Timur ingin mengadopsi program internet gratis untuk pelajar. Hal ini, disampaikan secara langsung oleh Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun Hari Puryadi, saat berdialog bersama di Rumah Rakyat Hayam Wuruk 50 Magersari.

"Kami mendapatkan info bahwa sektor pendidikan di Kota Mojokerto sangat maju di masa pandemi. Seperti pembelajaran jarak jauh(PJJ) secara daring, yang diberikan fasilitas berupa internet gratis untuk pelajar serta penyediaan lab komputer bagi mereka yang tidak memiliki gadget. Program ini, tentu membawa dampak yang sangat bagus bagi para orangtua. Terlebih di masa pandemi seperti saat ini," ungkap Hari Puryadi.

Selama ini, PJJ secara daring yang didukung dengan internet gratis untuk pelajar menjadi support system bagi orangtua. Dengan adanya kuota gratis yang memanfaatkan anggaran dari Bantuan Operasional Sekolah Nasional (Bosnas) yang bersumber dari APBN, orangtua atau wali murid tidak lagi khawatir dalam memenuhi kebutuhan putra-putrinya selama pembelajaran klasikal ditiadakan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement