Langgar Protokol Kesehatan, Warga Banten Bakal Didenda Rp25 Juta

Iskandar Nasution, iNews · Kamis 10 September 2020 19:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 10 340 2275792 langgar-protokol-kesehatan-warga-banten-bakal-didenda-rp25-juta-tqCyrP2sC2.jpg Ilustrasi warga kenakan masker (foto: Okezone)

BANTEN - Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten akan menindak tegas bagi warganya yang melanggar aturan protokol kesehatan Covid-19. Denda mulai dari Rp150 ribu hingga Rp25 juta.

Denda diperuntukan bagi warga yang bandel dan tetap nekad tidak mengenakn masker saat berada di luar rumah dan berkeliaran di tempat umum.

Hal itu dikatakan Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya saat apel gelar pasukan dalam rangka mengkampanyekan penggunakan masker, Kamis (10/9/2020).

“Kampanye ini juga dilakukan secara berkesinambungan kepada masyarakat untuk terus meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan tentang covid-19,” kata Iti Octavia.

Ia menambahkan, dengan adanya kampanye penggunaan masker ini masyarakat dapat disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan, dapat menurunkan kan penyebaran covid-19 di kabupaten Lebak.

Selain itu juga,dalam kesempatan ini petugas gabungan satgas penanganan covid-19 akan membagikan ribuan masker gratis kepada masyarakat.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk penegakan denda bagi yang melanggar protokol kesehatan akan di kenakan secara bertahap mulai dari Rp10.000 hingga Rp150.000 perorang.

Sedangkan bagi pemilik badan usaha yang melanggar protokol kesehatan akan di kenakan denda mulai dari Rp300.000 hingga Rp25 juta.

Bahkan, sambung Bupati bila sudah didenda masih ada badan usaha yang tetap membandel melanggar protokol kesehatan akan di kenakan sanksi mulai dari penyegelan secara tertulis hingga penutupan badan usaha.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini