JAKARTA - Ketua Tim Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Erick Thohir mengatakan pemerintah mendorong untuk penemuan vaksin merah putih atau buatan dalam negeri untuk bisa dipercepat.
Erick mengatakan saat ini vaksin merah putih yang dikembangkan oleh sejumlah konsorsium yang dipimpin Lembaga Eijkman, Balitbangkes Kemenkes, Bio Farma, dan beberapa perguruan tinggi menjadi salah satu bagian prioritas untuk dapat ditemukan.
"Dari informasi yang didapat insya Allah kalau bisa uji klinis tahap I, II, dan III berjalan di tahun depan (2021) sehingga tahun 2022 kita bisa produksi vaksin merah putih ini," kata Erick saat memberikan Orasi Ilmiah Dies Natalis ke-63 Universitas Padjadjaran yang disiarkan langsung, Jumat (11/9/2020).
Menurut Erick Indonesia tidak boleh bergantung terus terhadap vaksim luar yang sudah dilakukan kerjasama. Karena itu menurutnya vaksin merah putih harus didorong dengan cepat.
“Tidak mungkin kita bergantung hanya pada vaksin yang kita kerja sama karena itu kita harapkan ada vaksin merah putih,” ungkapnya.