Data WHO, lanjut dia, menunjukkan bahwa dalam tiga pekan terakhir, tidak ada penurunan kematian terkonfirmasi di wilayah DKI Jakarta yang menjadi syarat epidemiologi untuk melonggarkan pembatasan sosial.
Selain itu, sebulan terakhir secara kumulatif, jumlah kasus positif di DKI Jakarta diperkirakan mencapai 50.841 dengan jumlah kematian 1.365 pada hari ini. Di antara mereka yang meninggal, setidaknya terdapat 15 tenaga kesehatan.
"Dari data kasus positif Covid-19 di DKI, 55.2% di antaranya adalah orang yang tidak menunjukkan gejala," tuturnya.
Ia menambahkan, sejumlah studi menunjukkan bahwa mereka yang tanpa gejala rentan menularkan infeksi ke orang di sekelilingnya tanpa mereka sadari.
Di sisi lain, kapasitas rumah sakit pun mulai penuh dan diperkirakan tidak akan mampu menampung pasien hingga akhir September.
"Jika pertambahan kasus positif terus meningkat seperti saat ini, maka kematian terkonformasi akan mencapai 3 ribu pada akhir Oktober," tandasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.