Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bima Arya Sebut PSBB Total Pemprov DKI Bukan Sebuah Solusi

Riezky Maulana , Jurnalis-Sabtu, 12 September 2020 |11:57 WIB
Bima Arya Sebut PSBB Total Pemprov DKI Bukan Sebuah Solusi
foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut kebijakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, bukan merupakan satu-satunya solusi untuk menekan angka penularan Covid-19.

Menurut Bima, masih banyak cara yang dapat dilakukan Pemprov DKI menekan laju virus Corona  (Covid-19).

(Baca juga: PDIP: Hentikan dan Batalkan PSBB Total Anies Baswedan!)

"Apakah ada single solution atau metode saya kira tidak, apakah PSBB Total adalah jawaban semuanya? Saya kira juga belum tentu. Kita harus melakukan langkah yang signifikan, iya, bahwa kita harus berkoordinasi, iya. Bahwa selama ini kita tidak cukup kuat, tegas, dan jelas, iya," kata Bima dalam sebuah diskusi daring, Sabtu (12/8/2020).

(Baca juga: Respons Kebijakan Anies, Bima Arya: PSBMK Sudah Tepat, Bukan PSBB Total)

Lebih lanjut dikatakan Bima Arya, pihaknya melakukan riset bersama dengan pihak laporcovid-19 dan salah satu NGO Singapura terhadap 21.000 responden warga kota Bogor. Hasilnya didapatkan bahwa mayoritas masyarakat belum mengetahui lebih jauh apa itu Covid-19.

"Kami baru saja merampungkan survei ke 21.000 responden yang menyebar merata ke seluruh kota Bogor, bekerjasama dengan teman-teman lapor Covid-19 dan NGO Singapura. Mayoritas engga paham apa itu Covid-19, mayoritas warga merasa itu jauh dari Covid-19, dan sedikit dari mereka yang merasa kemungkinannya terpapar," bebernya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement