Tidak Pakai Masker, Warga Disanksi Tulisan di Dada "Doh Pe Malo Dapa Tangka Kita"

Subhan Sabu, Okezone · Selasa 15 September 2020 23:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 15 340 2278366 tidak-pakai-masker-warga-disanksi-tulisan-di-dada-doh-pe-malo-dapa-tangka-kita-IVALujRpGS.jpg Warga yang melanggar protokol kesehatan Covid-19 diberi sanksi (Foto: Subhan Sabu)

MINAHASA - Beberapa warga di Manado diberi sanksi berupa berupa tulisan yang digantungkan di dada karena kedapatan tidak memakai masker saat operasi yustisi yang digelar Koramil 1309-04/PTM Kodim 1309/Manado bersama Polsek Pineleng serta Pemerintah Kecamatan, Selasa (15/9/2020).

Sanksi berupa tulisan "Doh pe malo dapa tangka kita" (Duh malu saya ditangkap) dan "Jang iko pakita nda pake masker" (Jangan ikut saya yang tidak pakai masker).

Dandim 1309/Manado Letkol Inf Yohanes Reymond Raja Sulung Purba mengatakan Operasi Yustisi itu sebagai bagian dari upaya mendisiplinkan masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan.

"Mulai hari ini, kami tiga pilar, secara bersama gelar Operasi Yustisi,” kata Dandim 1309/Manado Letkol Inf Yohanes Reymond Raja Sulung Purba.

Baca Juga:  Lonjakan Kasus Corona di Bogor Raya Kompak, Masing-Masing Bertambah 29 Orang

Apabila ditemukan masyarakat yang tidak melaksanakan protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker, maka akan langsung diberi sanksi. Adapun sanksi yang diberikan, bisa berupa teguran tertulis.

 

Dandim mengatakan, operasi ini akan rutin digelar. Untuk hari pertama digelar di dua titik, di Pasar Tumpa Kalasey 1 dan Pasar Jati Tateli 3, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara.

Adapun tujuan Operasi Yustisi menurut Dandim adalah agar mendorong masyarakat melaksanakan protokol kesehatan, yakni 3 M, Mari pakai masker, Mari jaga jarak dan Mari cuci tangan.

“Niat kami adalah menegakkan kedisiplinan masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19,” pungkas Dandim.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini