Warung Makan 'Bu Fat' Jadi Klaster Covid-19, Destinasi Wisata Kuliner di Jateng Diperketat

Taufik Budi, Okezone · Selasa 15 September 2020 11:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 15 512 2277906 warung-makan-bu-fat-jadi-klaster-covid-19-destinasi-wisata-kuliner-di-jateng-diperketat-RtSH1KiXrO.jpg Gubernur Jateng Ganjar Prabnowo (foto: Sindonews)

SEMARANG – Warung makan yang menyajikan kuliner khas Kota Semarang “Bu Fat’ menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Untuk mencegah kasus serupa, kini gencar dilakukan pendataan destinasi wisata kuliner di Jawa Tengah.

"Saya minta semua dinas melakukan review terkait ini. Warung Bu Fat di Semarang jadi klaster, artinya ada potensi warung lain juga terjadi seperti itu,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin (14/9/2020).

Dia pun meminta Satpol PP rutin patrol untuk mencegah adanya pelanggaran-pelanggaran protokol kesehatan. Terutama pada warung, restoran, maupun tempat pariwisata yang berpotensi menjadi kerumunan massa.

“Nanti kita kelompokkan, ada destinasi kuliner, wisata. Maka harus diantisipasi, dilakukan tindakan di destinasi wisata, kuliner, pasar, perkantoran, sekolah dan lainnya. Saya minta semuanya direview dengan ketat," tegasnya.

Dinas terkait juga diperintahkan untuk turun ke lapangan agar melakukan pemantauan secara ketat. Terlebih angka kasus aktif Covid-19 di Jawa Tengah masih cukup tinggi. Dilansir dari corona.jatengprov.go.id, pada Senin (14/9/2020), total ada 18.136 kasus positif di Jawa Tengah. Dari total itu, 2.831 pasien dirawat di rumah sakit, 13.628 pasien sembuh dan 1.677 orang yang meninggal dunia.

“Kita minta untuk mereview beberapa tempat warung-warung yang ada, jaraknya diatur semuanya. Kemudian kita minta (Dinas) Perindustrian dan Perdagangan, Pariwisata turun membersihkan,” terangnya.

“Dinas Pendidikan juga masuk kepada sekolah-sekolah. Saya minta data mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK, SLB semua yang ada di Jawa Tengah. Kita evaluasi pelaksanaan tatap mukanya seperti apa, kalau ada. Jateng cuma 7 (uji coba sekolah tatap muka) aja ya, itu kita minta untuk evaluasi,” pungkasnya.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini