Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi Periksa Kejiwaan Pelaku Mutilasi di Apartemen Kalibata City

Ari Sandita Murti , Jurnalis-Sabtu, 19 September 2020 |18:01 WIB
Polisi Periksa Kejiwaan Pelaku Mutilasi di Apartemen Kalibata City
Foto: Sindonews.
A
A
A

JAKARTA - Polisi masih mendalami kasus pembunuhan dengan cara mutilasi terhadap RHW, yang mayatnya ditemukan di Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan. Adapun kedua pelaku, DAF dan LAS bakal diperiksa kejiwaannya.

"Pemeriksaan psikiater rencana akan kita lakukan nanti," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri pada wartawan, Sabtu (19/9/2020).

BACA JUGA: Polisi Sebut Korban Mutilasi di Apartemen Kalibata City Dipotong Jadi 11 Bagian

Menurutnya, pemeriksaan terhadap psikologis kedua pelaku itu guna memastikan kondisi kejiwaannya. Pasalnya, perbuatan sepasang kekasih yang membunuh korban itu tergolong sadis.

Dia menambahkan, pemeriksaan terhadap kondisi kejiwaan pelaku itu guna melengkapi berkas kasusnya. Adapun polisi sudah menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan tersebut, yang mana rekonstruksi itu pun diperlukan guna keperluan pemberkasan kasusnya pula.

BACA JUGA: Fakta-Fakta Kasus Mutilasi di Apartemen Kalibata City

Adapun korban, sejatinya dibunuh dan dimutilasi di sebuah Apartemen kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat oleh sepasang kekasih berinisial DAF dan LAS. Mayat korban lantas ditaruh ke dalam 2 koper dan 1 ransel lalu dipindahkan ke Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan.

Jenazah korban rencananya bakal dibawa ke kontrakan pelaku di kawasan Cimanggis, Depok untuk dikuburkan di belakang rumah. Hanya saja, polisi lebih dahulu menciduk pelaku dan mengungkap kasus tersebut.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement