Ridwan Kamil Ajak Pasien Sembuh Covid-19 Donor Plasma Darah

Fathnur Rohman, Okezone · Minggu 20 September 2020 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 20 525 2280761 ridwan-kamil-ajak-pasien-sembuh-covid-19-donor-plasma-darah-xZmmOsJD4E.jpg Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. (Foto : Okezone.com/Fathnur Rohman)

CIREBON – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon yang sudah menerapkan terapi plasma untuk menangani pasien terkonfirmasi positif terpapar virus corona (Covid-19) di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Menurut pria yang kerap disapa Kang Emil ini, terapi plasma bisa menjadi alternatif lain untuk menangani pasien Covid-19, sembari menunggu adanya vaksin.

"Jadi dalam mengobati yang sakit (Covid-19) memang banyak pilihan. Ada yang berikhtiar dengan obat, tapi yang teruji dan terbukti adalah dengan terapi plasma," kata Emil saat melakukan jumpa pers di Hotel Radiant, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu (20/9/2020).

Emil mengimbau dan mengajak pasien positif Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh untuk ikut mendonorkan darahnya kepada pasien yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Saya imbau di Cirebon juga sama, kepada yang sudah sembuh kami imbau untuk membantu sesama menggunakan plasma sembari menunggu obat dan vaksin," ujar Emil.

Di tempat yang sama, Bupati Cirebon, Imron Rosyadi menjelaskan, terapi plasma merupakan terapi dengan cara transfusi, yakni menggunakan plasma darah dari pasien yang pernah terkonfirmasi positif Covid-19 dan sudah sembuh. Dengan cara ini, diharapkan antibodi dari pasien bisa lebih meningkat dan melawan virus corona.

Baca Juga : Pasien OTG Terus Bertambah, Tower 4 RSD Wisma Atlet Siap Dioperasikan

"Penggunaan terapi plasma pada pengobatan pasien yang terkonfirmasi Covid-19 merupakan salah satu bentuk ikhtiar dari Pemkab Cirebon untuk memberikan pengobatan yang maksimal kepada warganya," tutur Imron.

Sementara itu terpisah, Ketua IDI Kabupaten Cirebon, dr Ahmad Fariz Malvi Zamzam Zein mengatakan, untuk di wilayah Cirebon, terapi plasma baru dilakukan di RSUD Waled Kabupaten Cirebon. Pihaknya memberikan terapi kepada dua pasien, yang terkonfirmasi positif Covid-19 dalam skala berat dan sedang.

Ia memaparkan, dalam praktiknya, pasien yang terkonfirmasi positif akan mendapatkan transfusi plasma sebanyak 400 cc. Jumlah tersebut akan ditransfusikan dua kali dalam waktu berbeda.

"Jadi nantinya, transfusi dilakukan dua kali dengan ukuran 200 cc," ujarnya.

Fariz menerangkan pengobatan Covid-19 di Kabupaten Cirebon menggunakan dua cara, yaitu imunoterapi dan terapi plasma. Untuk pengobatan imunoterapi, sudah dilaksanakan juga di Rumah Sakit Mitra Plumbon. Namun menurut Fariz, kendala pada imunoterapi adalah ketersediaan obatnya.

Baca Juga : Ketua Dewan Pengawas KPK Negatif Corona

Untuk saat ini, obat yang digunakan untuk imunoterapi, sangat sulit didapatkan. Kelangkaan obat imunoterapi ini tak hanya terjadi di Cirebon, namun juga terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Karena itu, menurut Fariz, adanya terapi plasma ini bisa menjadi solusi atas kelangkaan obat imunoterapi.

"Terapi plasma saat ini sudah mulai banyak dilakukan sejumlah rumah sakit di Indonesia, untuk digunakan sebagai pengobatan Covid-19. Salah satu rumah sakit yang menggunakan terapi plasma, yaitu RSPAD Gatot Subroto," ucap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini