Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pandemi Covid-19, Bawaslu Ungkap 50 Kabupaten/Kota Paling Rawan di Pilkada 2020

Felldy Utama , Jurnalis-Selasa, 22 September 2020 |17:58 WIB
Pandemi Covid-19, Bawaslu Ungkap 50 Kabupaten/Kota Paling Rawan di Pilkada 2020
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Bawaslu kembali memutakhirkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pilkada 2020 dengan menyoroti tahapan kampanye di masa pandemik covid-19. Dalam datanya, lembaga pengawas Pemilu itu merilis 50 Kabupaten/Kota yang dinilai paling rawan dan bisa berpotensi menganggu jalannya pelaksanaan Pilkada 2020.

Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin menyampaikan, pihaknya menggunakan beberapa indikator untuk mengukur kerawanan dalam konteks pandemik Covid-19.

Indikator tersebut berupa penyelenggara pemilu yang terinfeksi dan/atau meninggal karena Covid-19, adanya penyelenggara pemilu yang mengundurkan diri karena pandemik, adanya lonjakan pasien dan korban meninggal dunia karena Covid-19, sampai indikator tentang adanya penolakan penyelenggaraan Pilkada 2020 dari masyarakat awam maupun dari tokoh masyarakat lantaran pandemik tersebut.

BACA JUGA: Banyak Penyelenggara Pemilu Positif Covid-19, Bawaslu: Ini Sudah Risiko

"Dalam IKP Pilkada 2020 kali ini, terdapat 50 kabupaten/kota yang terindikasi rawan tinggi dalam konteks pandemik. Angka ini meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan IKP mutakhir Juni 2020 yang menyebutkan 27 kabupaten/kota terindikasi rawan tinggi dalam hal pandemik covid-19," kata Afif dalam jumpa persnya di Kantor Bawaslu Jakarta, Selasa (22/9/2020).

Adapun 10 daerah dengan kerawanan tertinggi dalam aspek pandemik adalah Kota Depok, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam, Kota Manado, dan Kabupaten Bandung. Kemudian Kabupaten Sintang, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Bone Bolango, dan Kota Bandar Lampung.

BACA JUGA: Sejumlah Catatan Bawaslu terhadap Uji Coba Rekapitulasi Elektronik

Afif melanjutkan, untuk tingkat provinsi, seluruh daerah yang menyelenggarakan pemilihan gubernur (pilgub) terindikasi rawan tinggi dalam konteks pandemik. Urutannya adalah Kalimantan Tengah, Sumatra Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Bengkulu, Kalimantan Selatan, Kepulauan Riau, Jambi, dan terakhir Kalimantan Utara.

"Tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Sumatera Barat dan Sulawesi Utara berada dalam skor di atas 90 dari skor kerawanan maksimal 100," ujar dia.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement