Sultan Minta Pasien Covid-19 yang Diisolasi Jangan Sampai Stres

Kuntadi, Koran SI · Rabu 23 September 2020 04:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 23 510 2282156 sultan-minta-pasien-covid-19-yang-diisolasi-jangan-sampai-stres-aPiGv9GP5x.jpg Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X tinjau Shelter Tegalrejo. (Dok Humas DIY)

YOGYAKARTA – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meninjau Shelter Tegalrejo, yang akan dipakai untuk isolasi mandiri pasien Covid-19 di Kota Yogyakarta, Selasa (22/09/2020). Sultan minta agar pasien diberikan ruang komunikasi agar tidak stres.

“Pembangunannya jauh lebih baik dari rusunawa yang lain. Pasien yang tinggal di sini hanya sementara jangan pernah merasa terbebani,” kata Sultan di sela-sela peninjauan, Selasa (22/9/2020).

Sultan meminta pasien yang tinggal di shelter ini untuk diberikan ruang agar bisa komunikasi dengan keluarganya. Ini diperlukan agar mereka tidak merasa sendirian dan tetap merasa senang. Jangan pernah mereka diasingkan agar tidak merasa stres.

“Pastikan di sini dalam kondisi senang. Takutnya dibawa ke sini malah stres,” kata Sultan.

Sultan berharap pasien bisa menghirup udara segar dan bisa bergerak. Jika memungkinkan, mereka bisa keluar dan berdialog dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ketat. Dengan adanya keleluasaan ini, mereka akan merasa senang dan tidak merasa menyendiri.

Wali Kota Yogyakarta Haryadi mengaku siap menjalankan apa yang menjadi keputusan dengan mendasarkan pada rasa, bukan hanya logika. Masyarakat tidak akan dibebani ataupun ditakuti, namun didorong memiliki kekebalan ketika sakit.

“Penanganan Covid-19 di Kota Yogyakarta selalu dikoordinasikan dengan Pemda DIY terutama mengenai database,” kata Haryadi.

Shelter Tegalrejo sudah dioperasikan dengan kapasitas 10 kamar pada lantai satu dan 16 kamar pada lantai dua dan tiga. Shelter ini diprioritaskan untuk dihuni tunawisma, anak-anak, warga miskin suspek Covid-19 yang telah diseleksi Pemkot Yogyakarta.

Selain kamar, terdapat fasilitas seperti zona dekontaminasi, wastafel, logistik, serta dipantau oleh kamera pengawas selama 24 jam. Shelter dibangun dengan dana dari Kementerian Pekerjaan Umum untuk tempat tinggal sementara pasien Covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini