Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

119.379 Orang Dinyatakan Pasien Suspek Virus Corona

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Sabtu, 26 September 2020 |16:07 WIB
119.379 Orang Dinyatakan Pasien Suspek Virus Corona
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melaporkan bahwa jumlah pasien yang masuk dalam kategori suspek terkait virus corona atau Covid-19 hingga hari ini, Sabtu (26/9/2020) berjumlah 119.379 orang.

Suspek adalah orang dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal.

BACA JUGA: Update Corona di Indonesia 26 September: Positif 271.339 Orang, 199.403 Sembuh, 10.308 Meninggal

Orang dengan salah satu gejala/tanda ISPA dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable Covid-19.

Orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

Sebagai catatan, istilah pasien dalam pengawasan (PDP) saat ini diperkenalkan dengan istilah kasus suspek. Hingga saat ini, kasus positif penyebaran virus corona sudah terjadi di 34 provinsi dan 495 kabupaten/kota.

BACA JUGA: OTG Covid-19 di RSD Wisma Atlet Bertambah 206, Totalnya Jadi 2.359 Orang

Sementara untuk Jumlah pasien positif Covid-19 atau virus corona di Indonesia terus meningkat. Hari ini pasien positif bertambah 4.494 orang. Totalnya keseluruhannya per hari ini, hingga pukul 12.00 WIB, orang dinyatakan positif corona menjadi 271.339.

Pasien yang dinyatakan sembuh menjadi 199.403 orang, setelah mengalami penambahan sebanyak 3.207 orang. Untuk pasien yang meninggal dunia juga bertambah sebanyak 90 orang, sehingga totalnya menjadi 10.308 orang.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement