Wali Kota Tegal Pastikan Dangdutan Wakil Ketua DPRD Tak Berizin

Taufik Budi, Okezone · Sabtu 26 September 2020 14:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 26 512 2284176 wali-kota-tegal-pastikan-dangdutan-wakil-ketua-dprd-tak-berizin-hRz30OeBQo.jpg Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono saat menghadpa Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Foto: Dok Humas Pemprov Jateng)

SEMARANG - Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, memastikan acara panggung dangdut yang digelar Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo, tak mengantongi izin. Menurutnya, izin acara hanya sebatas pemberitahuan dan bukan izin acara dangdut.

“Tidak ada izin, hanya hajatan ya. Sifatnya pemberitahuan di mana untuk izin hiburan yang besar itu enggak ada,” ujar Dedy usai menghadap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Jumat 25 September malam.

Dedy mengaku tak tahu menahu soal keberadaan panggung besar di Lapangan Tegal Selatan pada Rabu 23 September 2020 malam. Konser dangdut dalam rangka hajatan pernikahan dan sunatan itu viral di media sosial karena digelar di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Buntut Acara Dangdutan saat Pandemi, Kapolsek Tegal Selatan Dicopot

Penonton yang datang pun terlihat mengabaikan protokol kesehatan dan tidak menjaga jarak. Bahkan, banyak di antaranya tidak mengenakan masker.

Dedy menjelaskan, polisi telah memanggil Wakil Ketua DPRD Kota Tegal untuk diminta keterangan terkait acara dangdutan tersebut. “Kemarin memang yang bersangkutan aja sudah dipanggil oleh Polres untuk klarifikasi,” kata Dedy.

Saat bertemu Gubernur Jateng itu, Dedy juga mengajak Forkopimda Kota Tegal hadir lengkap yakni Wakil Wali Kota Tegal Jumadi, Sekda Kota Tegal Johardi, Kapolres Tegal AKBP Rita Wulandari, Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Sutan Pandapotan Siregar, dan Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro.

“Kita koordinasi atau klarifikasi yang kemarin Kota Tegal sempat viral atau ramai adanya acara dangdut atau acara hajatan,” lugasnya.

Hasil pertemuan tersebut pihaknya mendapatkan evaluasi dari Gubernur Jateng terutama agar Kota Tegal lebih hati-hati usai kejadian tersebut.

“Kami tadi arahan dari Pak Gubernur bahwa Kota Tegal ini harus betul-betul safety ya, ini diharapkan tadi kita menyampaikan di ruang publik yang ramai ini akan kita matikan ya di alun-alun, objek wisata juga kita tutup. Selain itu sebagian kafe juga akan ditutup sampai nanti aman,” terangnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini